Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Selasa(28/10), harga emas dan perak mengalami fluktuasi dengan diperdagangkan lebih rendah ketika sempat mengalami rebound hari ini pasca dirilisnya serangkaian data ekonomi AS.
Selama berlangsungnya perdagangan di sesi AS, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih rendah 0.03% di level $1.228.90 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak perdagangan di sesi Asia, harga emas terpantau menyentuh level $1.222.40 untuk sesi terendah harian dan level $1.235.20 untuk sesi tertinggi harian.
Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.33% di level $17.218 per troy ounce, dengan menyentuh level $17.063 untuk sesi terendah harian dan level $17.398 untuk sesi tertinggi harian.
Harga emas terpantau kembali mendapat tekana kuat karena meningkatnya kepercayaan konsumen AS yang berhasil melamapaui perkiraan pasar. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Conference Board telah menyatakan bahwa kepercayaan konsumen AS mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman, menjadi 94.5 di bulan September, dari 86.0 di bulan Agustus.
Sementara itu, laporan terpisah lainnya yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa durable goods orders di wilayah AS, termasuk untuk produk otomotif, pesawat, computer, dan mesin berat lainnya, telah mengalami penurunan sebesar 1.3% di bulan September, ketika alami penurunan sebesar 18.4% di bulan Agustus lalu.
Pada minggu ini, perhatian para pelaku pasar pada pekan ini akan berfokus kepada sebuah laporan resmi dari pejabat resmi Federal Reserve AS mengenai kelanjutan pada program stimulusnya. Berpusatnya perhatian pasar terhadap hasil FOMC ini telah dipengaruhi atas spekulasi bahwa The Fed akan segera mengakhir program pembelian obligasi mereka di bulan Oktober, yang mana saat ini laju program pembelian obligasi The Fed adalah sebesar $15 milyar per bulan.
Data Ekonomi AS, Picu Emas Berfluktuasi
No comments:
Post a Comment