Friday, October 10, 2014

Dolar Pulihkan Diri, Terbantu Draghi

Dolar sedikit pulih dari tekanan yang mendera beberapa hari terakhir karena euro memangkas penguatan sebelumnya terhadap greenback dengan adanya petunjuk dari Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi bahwa “langkah-langkah konvensional” dapat digunakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi Eropa yang lesu.


Draghi, berbicara di Brookings Institution di Washington, DC, mengatakan dewan gubernur ECB berkomitmen untuk mengambil tambahan “langkah-langkah konvensional” – referensi untuk stimulus rutin seperti pelonggaran kuantitatif – jika perekonomian zona euro gagal untuk memenuhi target inflasi.


Mata uang bersama Uni Eropa tersebut diperdagangkan di $1,2670, kembali bermain di kisaran level sebelum rilis risalah FOMC pada Kamis dini hari lalu. Greenback sempat diperdagangkan pada $1,2790 di sesi Kamis. Euro ini juga sempat melemah terhadap pound, diperdagangkan pada £0,7875.


Investor mulai menjual dolar setelah rilis risalah pertemuan FOMC periode September. Risalah itu mengungkapkan bahwa anggota komite gubernur bank sentral telah menyatakan kekhawatiran akan terjadinya pelemahan ekonomi global, dikombinasikan dengan efek disinflasi dari dolar yang kuat, yang ditengarai dapat menghambat pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat.


Sementara itu pound bergerak menurun terhadap dolar, diperdagangkan pada $ 1,6090, dibandingkan dengan $ 1,6225 di sesi kamis.


Pun demikian dolar tetap melemah terhadap yen, diperdagangkan pada ¥107,50 di akhir sesi kamis, dibandingkan dengan ¥ 108,70 pada akhir Rabu. Hari ini dolar masih tetap cenderung mendatar terhadap mata uang Jepang.



Dolar Pulihkan Diri, Terbantu Draghi

No comments:

Post a Comment