Monday, October 20, 2014

Greenback AS masih dibayangi tekanan

Mata uang dolar Amerika pada perdagangan di pasar Asia ini masih dalam posisi melemah terhadap major currencies lainnya karena ketidakpastian akan proyeksi kebijakan moneter dari federal reserve Amerika seiring pelambatan ekonomi global terutama dari kawasan Eropa dan Tiongkok. Hal ini dikhawatirkan bisa menggaggu proses pemulihan ekonomi di Negara Paman Sam ini.


Fokus pasar hari ini akan menantikan data existing home sales Amerika yang diprediksi akan membaik. Tarik menarik antara rencana pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve Amerika dan isu pelambatan ekonomi global masih akan mewarnai perdagangan hari ini. Rapat Federal Reserve Amerika pekan depan bisa menjadi salah satu acuan terhadap proyeksi kebijakan moneter Fed Amerika tahun depan.


Poundsterling secara perlahan terus merangkak naik ditopang oleh solidnya data perumahan di Inggris sehingga telah memunculkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga bank sentral. Kenaikan obligasi pemerintah telah mendukung akan wacana perubahan suku bunga bank sentral U.K ini.


Untuk perdagangan hari ini data ekonomi yang diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan diantaranya data GDP Tiongkok diprediksi menurun sedangkan data industri produksi Tiongkok diperkirakan membaik. Dari Amerika sendiri adat data existing home sales dengan estimasi bisa membaik.


Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan tekanan terhadap dolar Amerika diprediksi kemungkinan terbatas karena antisipasi data existing home sales Amerika. Katidakpastian akan proyeksi dari kebijakan moneter Federal Reserve AS tetap akan dominan mewarnai perdagangan hari ini.


Saran transaksi : untuk mengetahui lebih jauh tentang sinyal trading silahkan undang PIN BB 215A2918



Greenback AS masih dibayangi tekanan

No comments:

Post a Comment