Thursday, October 9, 2014

IHSG Berpeluang Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

Financeroll – Pergerakan IHSG pada Jumat (10/10) diprediksi berada pada rentang support 4.985-4.990 dan resisten 5.007-5.016. Secara teknis, indeks berpeluang membentuk pola gravestone doji bertahan di atas lower bollinger band (LBB).  Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih bergerak melemah dengan histogram negatif yang memendek. The Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba berbalik naik.


Diperkirakan laju IHSG masih dalam fase penurunan, meski demikian, jika di akhir pekan sentimen positif masih ada, IHSG pun berpeluang membentuk tren kenaikan jangka pendek dan melanjutkan kenaikannya meski terbatas.


Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan,antara lain:   Saham PT Wijaya Karya (WIKA) dalam kisaran Rp 2.530-2.645. Spinning di atas LBB. Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan The Relative Strength Index (RSI). Maintained buy selama di atas Rp 2.580.  Saham PT Lautan Luas (LTLS) dalam kisaran Rp 1.320-1.525. Three white soldier di area upper Bollinger band (UBB). Target Rp 1.500 telah tercapai namun, gagal bertahan. William’s %R masih bergerak naik. Trading sell jika Rp 1.465 gagal bertahan.  Saham PT Bumi Serpong Damai (BSDE) dalam kisaran Rp 1.450-1.550. Separating line di atas LBB. William’s %R bergerak naik dibarengi berbalik naiknya momentum. Trading buy selama di atas Rp 1.490.


Berikutnya saham PT Unilever Indonesia (UNVR) dalam kisaran Rp 30.600-31.275. Ladder bottom dekati middle Bollinger band (MBB). MFI mulai bergerak naik diikuti peningkatan The Relative Strength Index (RSI). Maintained buy selama di atas Rp 30.650.  Saham PT Bank Central Asia (BBCA) dalam kisaran Rp 12.525-12.925. Spinning di area Middle Bollinger Bands (MBB) mendekati utang gap atas Rp 12.900-13.025. Stochastic mulai bergerak naik diiringi peningkatan RMI. Maintained buy selama di atas Rp 12.700.


Pada perdagangan Kamis (9/10) IHSG  ditutup menguat 35,36 poin (0,713%) ke posisi 4.993,879. Intraday tertinggi 5.014,497 dan terendah 4.958,519.  Laju bursa saham Asia yang berbalik positif setelah terimbas penguatan bursa saham AS memberikan sentiment positif juga bagi IHSG.  Pelaku pasar yang sebelumnya terbelenggu di zona merah, mulai memanfaatkan penguatan tersebut untuk kembali tune in ke pasar dan melakukan akumulasi beli meski terbatas.


Meski investor asing masih dalam kondisi jualan, dapat diimbangi dengan terapresiasinya laju rupiah dan imbas penguatan bursa saham regional tersebut.  Lagipula sentimen dari politik bias dengan cepatnya berlalu dan tergantikan dengan sentimen positif global. [geng]



IHSG Berpeluang Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

No comments:

Post a Comment