Sunday, October 26, 2014

Komoditi Lanjutkan Konsoldasi

Emas pulih setelah dua hari turun pada hari Jumat, didukung oleh permintaan safe-haven menyusul berita bahwa seorang dokter di New York terkena Ebola. Craig Spencer, seorang dokter yang baru saja bepergian ke suatu daerah dilanda Ebola di Afrika, telah terinfeksi virus mematikan tersebutdan telah disiolasi.


Emas naik $2,70, atau 0,2%, di $ 1,231.80 per ounce. Untuk minggu lalu, logam mulia ini turun 0,6%. Perak naik tipis 2 sen menjadi $17,18 per ounce.


Emas berada di bawah tekanan minggu lalu karena saham dan aset lainnya dianggap sebagai berisiko melakukan rally. Meningkatnya risk appetite merampas daya tarik logam kuning ini. Emas jatuh di sesi Kamis karena saham menguat setelah data mingguan klaim pengangguran dan angka perumahan AS terlihat optimis demikian pula dengan positifnya indikator manufaktur dari China dan Eropa.


Sementara itu minyak mentah menyelesaikan sesi perdagangan Jumat dengan negatif, menjadikannya keugian minggu keempat berturut-turut karena tingginya pasokan yang akhirnya menekan harga komoditas ini.


Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah light-sweet turun $1,08, atau 1,3%, di $81,01 per barel. Minyak mentah yang diperdagangakan di New York turun 1,3% pada minggu lalu. Minyak mentah Brent di bursa ICE Futures London turun 70 sen, atau 0,8%, berakhir pada $86,13 per barel.


Harga minyak fluktuatif di hari Jumat karena sebelumnya ada laporan bahwa Arab Saudi telah mengurangi pasokan minyak. Tapi segera skeptis muncul di pasar tentang penurunan pasokan itu. Beberapa pengamat menghubungkan ke melemahnya permintaan daripada pengurangan pasokan oleh produsen minyak hingga sempat mengangkat harga minyak mentah.


Selisih antara produksi minyak Arab Saudi dan volume minyak yang dipasok ke pasar kemungkinan untuk diberikan ke cadangan kerajaan.Jika Arab Saudi merilis sedikit minyak di pasar meskipun kenaikan produksi, ini menunjukkan permintaan lemah, mungkin di pasar domestik, karena permintaan untuk daya sistem AC menurun setelah musim panas. Hal ini dapat hampir diartikan sebagai argumen untuk kenaikan harga minyak.


Pekan ini harga komoditas memiliki potensi untuk aktif bergerak. Pertemuan FOMC yang dijadwalkan pada kamis pukul 01.00 wib akan menjadi fokus utama para pelaku perdagangan.



Komoditi Lanjutkan Konsoldasi

No comments:

Post a Comment