Thursday, October 16, 2014

Sea World Akhirnya Ditutup

Financeroll – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk akhirnya secara resmi menutup rekreasi Sea World untuk umum. Terkait masalah sengketa antara keduanya yang berujung pada penutupan salah satu wahana.


“Penutupan ini hingga jangka waktu yang tidak bisa kami tentukan. Tergantung niat baik Sea World menyelesaikan sengketa ini,” ujar Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Gatot Setyowaluyo, Kamis (16/10) dalam jumpa persnya di Ancol, Jakarta Utara.


Meskipun ini bukan kali pertama Ancol menutup Sea World, namun puncaknya ialah hari ini, karena sebetulnya penutupan sudah terjadi di bulan lalu, tepatnya tanggal 26 September. Namun saat itu penutupan belum menyentuh kegiatan komersial.


Untuk diketahui, kontrak kerja sama kedua perusahaan ini menggunakan sistem build, operate, and transfer yang artinya, Sea World harus menyerahkan seluruh aset wahana itu kepada Ancol sebelum melakukan perpanjangan kontrak.


“Setelah melakukan berbagi pendekatan, tak ada iktikad baik dari mereka. Jadi kami terpaksa menutup Sea World. Tak boleh ada pengunjung yang ke sana dan tidak ada aktivitas jual-beli tiket,” sambung Gatot.


Untuk nilai kerugian sekitar 2 persen dari total pendapatan Ancol per tahun. Pendapatan Ancol adalah Rp 1,3 triliun. Dan rugi itu semestinya tidak akan berlarut, hanya dalam beberapa saat.


“Penyerahan aset disebutkan dalam kontrak. Namun mereka tidak melakukan hal itu dan menganggap bahwa kontrak kerja sama secara otomatis diperpanjang. Padahal hukum di Indonesia tidak berlaku perpanjangan kontrak otomatis,” lanjut Gatot.


Meskipun demikian Ancol tidak akan menelantarkan ikan-ikan di dalam akuarium Sea World. Para pekerja juga masih berada di bawah direksi Sea World. “Mereka masih diperbolehkan masuk untuk merawat ikan-ikan milik Sea World.



Sea World Akhirnya Ditutup

No comments:

Post a Comment