Financeroll – Pada perdagangan valuta asing di hari Senin(27/10) mata uang pounds telah diperdagangkan menguat terhadap dolar AS, dimana laporan pertumbuhan ekonomi Inggris yang optimis pada Jumat pekan lalu, terus mendukung dan hasil bank Eropa stress test yang diterbitkan selama akhir pekan agak mengangkat sentimen pasar.
Selama berlangsungnya perdagangan, GBPUSD diperdagangkan menguat 0.20% di level 1.6102.
Pasangan mempunyai level support di level 1.6015, dan level resistant di level 1.6186.
Pound tetap didukung setelah Kantor Statistik Nasional melaporkan pada Jumat bahwa produk domestik bruto Inggris tumbuh sebesar 0.7% pada kuartal ketiga, melambat dari 0.9% dalam tiga bulan sampai Juni, namun sejalan dengan perkiraan.
Pada basis tahun-ke-tahun, PDB tumbuh 3%, sejalan dengan perkiraan, turun dari pertumbuhan tahunan sebesar 3,2% pada kuartal kedua.
Sektor jasa yang dominan terus menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan, diikuti oleh produksi, yang meliputi manufaktur.
Data memicu ekspektasi bahwa pemulihan ekonomi berbasis luas di Inggris bisa mendorong Bank Sentral Inggris untuk menaikkan suku bunga pada awal tahun 2015.
Sektor jasa yang dominan terus menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan, diikuti oleh produksi, yang meliputi manufaktur. Pertumbuhan konstruksi juga dijemput di kuartal ketiga kata ONS.
Kepercayaan investor membaik setelah hasil akhir pekan stress test pada bank-bank terbesar di Eropa menunjukkan bahwa sebagian besar pemberi pinjaman atas kawasan itu memiliki cukup modal untuk bertahan krisis keuangan lain.
Bank Sentral Eropa mengumumkan hasil tes selama setahun untuk menilai keuangan dari 150 bank pada hari Minggu. Secara keseluruhan, 25 bank ditemukan memiliki kekurangan modal, tetapi kebanyakan telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi ini.
Sterling Cerah Di Awal Pekan
No comments:
Post a Comment