Wednesday, December 17, 2014

Bantuan Pendidikan Belanda ke Indonesia Meningkat.

FINANCEROLL – Dari tahun ke tahun, bantuan pendidikan dari Kerajaan Belanda ke Indonesia terus mengalami peningkatan. Beragam beasiswa diatwarkan melalui berbagai lembaga yang terlah bekerja sama dengan Nuffic, organisasi Belanda yang menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi.


Pada 2015 ini, salah satu jenis program beasiswa yaitu Orange Tulip Scholarship (OTS) dibuka kembali bagi warga negara Indonesia yang berbakat dan ambisius yang ingin belajar di Belanda. Program beasiswa ini mendukung mahasiswa dan profesional muda dalam mewujudkan potensi mereka. Program ini telah diprakarsai oleh Nuffic Neso Indonesia besama-sama dengan lembaga-lembaga pendidikan tinggi Belanda. Melalui berbagai beasiswa ini, Belanda berharap Indonesia bisa lebih maju dan modern.


Mervin Bakker, Direktur Nuffic Neso Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang tahun ini Program Beasiswa Orange Tulip akan memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia yang berbakat untuk belajar di universitas dengan kualitas yang tinggi dan sistem pendidikan yang memungkinkan para pelajarnya mengembangkan diri utnuk menjadi warga dunia. Selain pendidikan berkualitas tinggi. Nuffic Neso Indonesia sendiri merupakan organisasi non-profit yang ditunjuk resmi dan didanai oleh pemerintah Belanda untuk menangani berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan tinggi Belanda. Setiap tahun Neso Indonesia menawarkan program beasiswa bagi sekitar 300 warga negara Indonesia dalam bentuk program master dan pelatihan.


Berbagai program studi yang ditawarkan dalam OTS adalah antara lain program persiapan S1 (Foundation), program gelar S1 (Bachelor) dan S2 (Master) di berbagai mata pelajaran. Menurut Mervin, terdapat 26 lembaga pendidikan tinggi Belanda yang beragam, akan memberikan 39 skema beasiswa bagi 69 orang. Nilai total beasiswa ini mencapai 713.250 Euro. Dibandingkan tahun 2014, yang sekitar 600 ribu Euro, jumlah anggaran beasiswa di tahun ini mengalami peningkatan. Jumlah lembaga pendidikan yang terlibat juga mengalami peningkatan yaitu naik sebesar 18%.


Ditegaskan oleh Mervin saat berbicara didepan media pada Rabu (17/12) di Jakarta bahwa Belanda juga memiliki banyak hal yang ditawarkan, salah satunya adalah Universitas-universitas di Belanda sangat terdepan dalam hal staf, mahasiswa dan kurikulum mereka. Di kelas siswa didorong untuk menyelesaikan kasus-kasus akademik dan kehidupan nyata dalam lingkungan internasional, sehingga mempersiapkan mereka untuk dapat bekerja di dunia global yang kompetitif. Selain itu, Belanda menawarkan lingkungan belajar yang aman dan toleran yang terasa seperti “Home Away From Home” bagi mahasiswa Indonesia.”


Sementara itu, Inty Dienasari, humas Nuffic Neso Indonesia bahwa setiap beasiswa memiliki struktur pendanaan yang berbeda. Sebagian besar dalam bentuk biaya kuliah parsial atau penuh, sedangkan skema lain meliputi tambahan biaya hidup, atau biaya visa, dan atau asuransi. Para siswa yang berminat harus mengajukan permohonan ke institusi pendidikan Belanda pilihan serta Nuffic Neso Indonesia untuk Beasiswa Orange Tulip.


Ditambahkan oleh Inty bahwa untuk tahun pendidikan 2015, Batas waktu pendaftaran secara umum 1 April 2015, namun beberapa skema memiliki tenggat waktu yang berbeda. Informasi lebih lanjut tentang lembaga yang berpartisipasi, program, prosedur dan tenggat waktu dapat ditemukan di www.nesoindonesia.or.id/ots


Informasi langsung mengenai berbagai program beasiswa untuk sekolah ke Belanda dapat diperoleh pada acara “Holland Scholarship Day” yang akan diselenggarakan di Erasmus Huis Auditorium, pada tanggal 10 Januari 2015, pukul 09.30-16.00, pungkas Inty Dienasari.(Lukman Hqeem | @hqeem)



Bantuan Pendidikan Belanda ke Indonesia Meningkat.

No comments:

Post a Comment