Tuesday, December 2, 2014

Greenback AS masih perkasa

 


Mata uang dolar Amerika masih mempertahankan penguatannya terhadap major currencies lainnya  karena antisipasi serangkaian data ekonomi Amerika pada pekan ini diperkirakan akan membaik. Data krusial payroll AS pada akhir pekan nanti dengan estimasi positif bisa memberikan dorongan akan spekulasi kebijakan suku bunga Fed pada rapat bank sentral selanjutnya.


Langkah yang telah diambil oleh Federal Resreve AS dengan melakukan pengetatan kebijakan moneternya berbanding terbalik dengan kebijakan bank sentral lainnya yang justeru melongggarkan kebijakan moneternya dan hal ini masih menjadi pemicu utama akan keperkasaan dolar Amerika dalam beberapa bulan teralhir ini.


Mata uang dolar Australia  kembali terpuruk menyusul hasil rapat bank sentral Australia pada hari kemarin dengan tetap mempertahankan suku bunganya di 2.50 basis poin. Hasil kurang memuaskan dari data  GDP hari ini semakin menenggelamkan mata uang dolar Australia ini dengan menyentuh level terendahnya di awal bulan Desember ini.


Begitu pun dengan mata uang tunggal Eropa euro yang masih sulit bangkit dari tekanan pasar, pelambatan ekonomi Eropa masih menjadi isu sentral akan keterpurukan euro. Rapat ECB besok hari diprediksi masih akan mempertahankan kebijakan longgarnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi di benua biru saat ini.


Untuk perdagangan hari ini data ekonomi yang diperkirakan bisa mempengaruhi pergerakan, adalah data services PMI U.K dengan estimasi sedikit membaik, data ADP Non Farm employment change Amerika dengan estimasi akan mengalami sedikit penurunan sedangkan untuk data ISM non manufacturing AS diproyeksikan bisa membaik.


Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan dominasi dari mata dolar Amerika terhadap major currencies lainnya bisa berlanjut lagi. Secara umum indikator ekonomi AS yang masih lebih baik dengan kawasan lainnya tetap akan menjadi isu sentral terhadap proyeksi kebijakan moneter Federal Reserve AS pada awal tahun depan dimana spekulasi telah beredar kuat bahwa Fed besar kemungkinan akan menaikan tingkat suku bunganya.



Greenback AS masih perkasa

No comments:

Post a Comment