Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Senin(13/10), harga emas dan perak lanjutkan kenaikan diperdagangkan lebih tinggi setelah dirilisnya data neraca perdagangan Tiongkok, ditengah spekulasi kenaikan tingkat suku bunga oleh The Fed masih menghantui perhatian para pelaku pasar.
Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.93% di level $1.233.10 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak perdagangan di sesi Asia, harga emas terpantau menyentuh level $1.223.60 untuk sesi terendah harian dan level $1.235.10 untuk sesi tertinggi harian.
Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 1.27% di level $17.52 per troy ounce, dengan menyentuh level $17.360 untuk sesi terendah harian dan level $17.680 untuk sesi tertinggi harian.
Harga emas dan perak lanjut diperdagangkan lebih tinggi setelah sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Customs General Administration of China menyatakan bahwa surplus neraca perdagangan Tiongkok telah mengalami penyempitan yang disesuaikan secara musiman menjadi 31.0B.
Pada Jumat pekan lalu, komoditas logam mulia telah mendapat tekanan kuatdengan diperdagangkan lebih rendah, setelah dolar AS melanjutkan penguatan dengan mendapat dukungan dari kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan akan mengalami penurunan.
Sementara itu, perlu diketahui bahwa pada pekan ini para investor akan segera dihadapkan kepada serangkaian data ekonomi dari wilayah AS dimana tentunya data tersebut akan memberikan pergerakan bagi pasar. Serangkaian data ekonomi AS yang dianggap penting tersebut meliputi:
Rabu 15/10 : Penjualan Ritel AS dan Inflasi Harga Produsen (PPI), pukul 19.30 WIB
Kamis 16/10 : Klaim Pengangguran AS, pukul 19.30 WIB
Index Manufaktur wilayah Philadelphia, pukul 21.00 WIB
Jumat 17/10 : Izin Bangunan dan Pembangunan Rumah AS, pukul 19.30 WIB
Pernyataan Janet Yellen, pukul 19.30 WIB
Sentimen Konsumen AS oleh UoM, pukul 20.55 WIB
Menyempitnya Neraca Perdagangan Tiongkok, Dukung Emas Lanjut Menguat
No comments:
Post a Comment