Showing posts with label berita emas terkini. Show all posts
Showing posts with label berita emas terkini. Show all posts

Tuesday, January 20, 2015

Harga Emas Naik Masih Jadi Incaran Investor

Financeroll – Perdagangan bursa logam kuning di Rabu (21/1) pagi terlihat cukup berkilau, jelang dari pertemuan kebijakan dari ECB membuat investor menyimpan emas ke dalam safe haven.


Emas untuk pengiriman Februari naik 0.03% ke level $1.294.60, pada level intradaynya berada di level support 1.290.70 dan di level resisten 1.295.60.


Harga logam kuning ini memang sedang dalam incaran para investor sebelum pertemuan dari ECB yang akan dilaksanakan esok hari mengenai QE yang akan diberlakukan lagi, secara otomatis harga logam dalam Euro juga terkerek naik ke level tertinggi sejak 2013 dan aset terbesar diperdagangkan di bursa diperluas.


Bullion untuk segera pengiriman sedikit berubah pada $1,294.05 per ons pukul 9:18 di Singapura, menurut Bloomberg generik harga. Logam maju pada Januari 20 untuk $1,297.23, tertinggi sejak Agustus 20, mengirimkan indeks kekuatan relatif-14-hari ke 73,4, yang sinyal untuk beberapa investor bahwa harga mungkin sebaliknya.


Emas naik ke 1,122.88 Euro per ons, harga tertinggi sejak bulan Mei 2013, sementara kebijakan moneter divergen telah mendorong indeks spot Bloomberg dolar tinggi 10 tahun, kemerosotan harga komoditas telah menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve dapat menahan diri karena inflasi gagal dan berusaha untuk bangkit kembali di atas target 2 persen bank sentral.


Logam mulia yang kuat dengan melanjutkan dengan reli di tengah spekulasi tumbuh bahwa ECB akan meningkatkan stimulus ekonomi. Aset di SPDR emas Trust diperluas untuk hari ketiga untuk 742.24 metrik ton pada 20 Januari sejak 11 Desember tahun lalu.



Harga Emas Naik Masih Jadi Incaran Investor

Di sesi AS, Harga Emas dan Perak Bertahan di Wilayah Hijau

Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Selasa(20/1), harga emas dan perak masih bertahan berada di wilayah positif, ketika emas telah mendominasi pasar sebagai safe haven ditengah pertumbuhan domestik bruto Tiongkok terlihat stabil di kuartal empat.


Berlangsungnya perdagangan di sesi AS, emas berjangka pengiriman Februari telah alami kenaikan sebesar 0.85% di level $1.288.90 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas hari ini terlihat bergerak menyentuh level $1.274.30 untuk sesi terendah harian dan level $1.294.30 untuk sesi tertinggi harian.


Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih tinggi 0.41% di level $17.822 per troy ounce dengan terpantau bergerak di level $17.650 untuk sesi terendah dan level $18.045 untuk sesi tertinggi harian.


Permintaan emas meningkat sebagai aset safe haven di kalangan para pelaku pasar terjadi ketika laju pertumbuhan ekonomi di wilayah Tiongkok terlihat stabil di kuartal empat. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional telah menyatakan bahwa pertumbuhan domestik bruto di wilayah Tiongkok mengalami kenaikan sebesar 7.3% di kuartal empat, setelah naik sebesar 7.3% di kuartal tiga.


Laporan terpisah lainnya yang memperlihatkan bahwa telah terjadinya pemulihan ekonomi Tiongkok telah didukung oleh kenaikan penjualan ritel dalam basis tahunan di wilayah Tiongkok, dimana terpantau naik sebesar 11.9% di bulan Desember berdasarkan laporan resmi dari Biro Statistik Nasional.


Sementara itu, memuncaknya perkiraan bahwa Bank Sentral Eropa akan memulai dalam melakukan pelonggaran kuantitatif secepatnya sampai pertemuan kebijakan pada 22 Januari mendatang. Dalam putusan sementara pada 14 Januari lalu, Pengadilan Eropa tampaknya telah menyetujui langkah kebijakan tersebut, menurut mereka Bank Sentral Eropa telah bebas dalam melanjutkan program pembelian obligasi tanpa tantangan hukum.


Dengan demikian, apabila keputusan resmi dari Bank Sentral Eropa akan melakukan pelonggaran kuantitatif pada 22 Januari mendatang, nantinya hal ini akan kembali mendukung kenaikan bagi harga emas.



Di sesi AS, Harga Emas dan Perak Bertahan di Wilayah Hijau

Monday, January 19, 2015

Logam Mulia Mulai Naik

Financeroll – Perdagangan harga emas di Selasa (20/1) pagi masih mengalami kenaikan, sentuh level tertingginya di tengah ketidakpastian global.


Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0.04% ke level $1.277.40, pada level intraday support $1.274.30 dan di level $1.278.70.


Bullion untuk segera pengiriman diperdagangkan di $1,276.48 per ons. Logam naik pada tanggal 19 Januari ke level $1,283, tertinggi sejak 2 September, dipicu dari Swiss National Bank yang menguat terhadap euro pada 15 Januari lalu, membuat pasar bergejolak dan meningkatkan permintaan logam mulia.


Emas telah meningkat 7,8 persen pada tahun di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan global yang goyah dari Eropa ke Tiongkok. Disamping itu pula Bank Sentral Eropa akan mengumumkan pembelian aset pada 22 Januari mendatang sebelum pemilu Yunani 25 Januari nanti. Membuat indeks Spot dolar menuju tertinggi dalam seminggu.


Platinum turun 0,3 persen menjadi $1,263.63 per ons. Spot perak turun 0,1 persen menjadi $17.6783 per ons. Paladium naik 0.8 persen menjadi $764.50 per ons.



Logam Mulia Mulai Naik

Friday, January 16, 2015

Emas Masih Bertahan Di Level Rendah

Financeroll – Emas berjangka naik di akhir pekan di tengah spekulasi harga yang menguat secara cepat untuk 4 bulan tinggi.


Emas untuk pengiriman Februari turun -0.52% ke level $1.258.10, ke level support 1.255.40 dan ke level resisten 1.264.00.


Harga komoditas sentuh level rendah di tengah turunnya harga minyak, menurunkan ekspektasi inflasi dan meningkatkan risiko deflasi. Yang mungkin akan meminta para pembuat kebijakan untuk menunda naiknya tingkat suku bunga.


Pada perdagangan logam lainnya, perak untuk segera pengiriman sedikit berubah pada $16.9436 per ons di London. Paladium naik 0,4 persen menjadi $770 per ons dan platinum turun 0,3 persen menjadi $1,255.50 per ons.


 



Emas Masih Bertahan Di Level Rendah

Thursday, January 15, 2015

Emas Masih Akan Cenderung Negatif

Financeroll – Perdagangan bursa emas di sesi siang akhir pekan, Jumat (16/1) terpantau bearish.


Emas untuk pengiriman Februari turun -0.34% ke level $1.260.50, di level support dan di level resisten $1.264.00. Setelah sebelumnya logam mulia naik 2,8 persen minggu ini, dikarenakan Bank Swiss yang bergolak di pasar mata uang dan ekuitas. Pergerakannya melihat dari sisi Eropa yang akan memulai QE nya kembali. Kebijakan moneter yang longgar ini diperkirakan akan terus di seluruh dunia, menyoroti perbedaan dengan AS, dan pada akhirnya akan memperkuat dolar, dan menjadi negatif untuk emas.”


Untuk perdagangan fundamental ekonomi hari ini akan dirilis dari berbagai kawasan. Di 3.15pm akan dilaporkan data Retail Sales Swiss bulan Nopember 2014. Diproyeksikan akan mengalami penurunan. Pada pukul 5.00 pm akan dirilis data Final CPI kawasan Euro bulan Desember. Pasar memperkirakan akan stagnan di bulan sebelumnya. Sedangkan dari data AS, pada 8.30pm akan dirilis data CPI AS bulan Desember

dan 9.55pm dilaporkan data Preliminary University of Michigan (UoM) Consumer Sentiment AS bulan Januari, dan diproyeksikan akan menguat.



Emas Masih Akan Cenderung Negatif

Emas Naik Pasca Klaim Pengangguran AS

Financeroll – Perdagangan emas pasca data AS terpantau naik, Kamis (15/1). 


Dari data PPI AS di bulan Desember yang terlihat menurun di lebih dari tiga tahun, terutama karena dalam harga bensin.


Indeks harga produsen jatuh secara musiman disesuaikan 0.3% dari 0.02% bulan lalu, Laju tahunan inflasi melambat 1,1% bulan lalu setelah naik sampai setinggi 2,1% di April lalu. Pada tahun 2014, produsen inflasi juga naik 1,1% setelah sedikit meningkat 1.2% pada tahun 2013.


Ukuran inflasi inti yang mengecualikan makanan, energi beringsut naik 0,1% pada bulan Desember. Spot emas untuk pengiriman Februari naik 1.67% ke level $1.255.10, ke level support $1.226.20 dan ke level resisten $1.261.00. Sedangkan klaim pengangguran AS naik ke tingkat tertinggi dalam hampir empat bulan, Dalam sebuah laporan, Departemen tenaga kerja AS mengatakan jumlah klaim penganguran per 9 Januari meningkat 19.000 ke level 316,000 secara musiman disesuaikan dari total seminggu sebelumnya 297.000. Spot perdagangan emas untuk bulan Februari naik 1.33% ke level $1.250.90, ke level support $1.226.20 dan ke level resisten 1.261.00. Sedangkan perak untuk pengiriman Maret naik 0.29% ke level 17.028



Emas Naik Pasca Klaim Pengangguran AS

Logam Mulia Naik Pasca SNB Pangkas Suku Bunga Deposito

Financeroll – Logam mulia terpantau naik mendekati tinggi tiga bulan, pasca mata uang swiss franc turun tajam dipicu dari penurunan suku bunganya.


Emas untuk pengiriman Februari naik 0,9 persen ke level $1,245 per ons.


Sedangkan dari indeks spot Bloomberg dolar jatuh 0,4 persen dan Swiss franc melonjak ke rekor tinggi terhadap euro setelah Swiss National Bank tiba-tiba menurunkan suku bunganya ke 0.25% dari 0.75%.


Bullion untuk segera pengiriman naik 0,9 persen menjadi $1,240.01, sementara Swiss franc masih tinggi, overvaluation telah menurun secara keseluruhan sejak pengenalan nilai tukar yang minimal.



Logam Mulia Naik Pasca SNB Pangkas Suku Bunga Deposito

Logam Mulia Bergerak Rebound

Financeroll – Pergerakan emas di sesi Kamis (15/1) siang terpantau akan kembali rebound. Setelah kemarin dari data ritel sales AS yang juga anjok dari proyeksi. 


Permintaan emas kembali menanjak seiring kenaikan konsumsi bullion di Asia dan perdagangan di bursa didukung oleh logam. Permintaan global akan naik 15 persen menjadi 4,127 metrik ton tahun ini, konsumsi mencapai rekor 4,582.3 ton pada tahun 2011, ketika harga naik ke puncak $1,921.17 per ons, menurut data dewan emas dunia.


Untuk perdagangan fundamental ekonomi hari ini akan dirilis dari beberapa kawasan, dari Eropa, pada pukul 5.00pm akan dirilis data trade balanced bulan November yang diperkirakan akan membaik dari bulan sebelumnya. Dari data AS akan dirilis 8.30pm data PPI bulan Desember mengalami pelemahan dari bulan sebelumnya. Selain itu data Jobless Claims AS diproyeksi juga akan bertambah, dan di pukul 10.00pm akan dirilis Phily Fed Manufactruing index yang diperkirakan akan menurun.


Jika logam mulia ditahun lalu turun, perlambatan ekonomi di Tiongkok dan pembatasan impor di India membuat dolar AS naik dan ekuitas AS melonjak.  Perdagangan logam juga 3,7 persen lebih tinggi pada tahun ini, di tengah-tengah spekulasi bahwa Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga sebagai kekalahan dalam komoditas dan mendorong inflasi di bawah 2 persen dari target Bank Sentral.



Logam Mulia Bergerak Rebound

Wednesday, January 14, 2015

Emas Bergerak Jalan Mundur

Financeroll – Jelang dari data retail sales AS, pergerakan emas masih berlanjut di bawah tekanan.


Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun -0.49% ke level support $1.228.40 dan ke level resisten $1.234.80


Ritel Sales di bulan Desember diproyeksikan akan mengalami penurunan. Pasar memperkirakan 0.2% dari bulan sebelumnya 0.7%. Selain itu core retail sales juga akan mengalami penurunan, perkiraan pasar 0.1% dari bulan sebelumnya 0.5%.


Pada bulan November, Advance Retail Sales naik 0.7% dibandingkan Oktober, naik tinggi dari proyeksi pasar 0.4%. Core Retail Sales juga naik 0.5%, naik lebih dari perkiraan, dan hal ini juga kenaikan tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Kenaikan bulan Oktober tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan toko makanan, pakaian, dan peralatan transportasi menjelang liburan akhir tahun.


Selain itu, harga minyak jatuh terus menerus setelah sentuh level rendah hampir enam tahun dan juga tembaga turun 6 persen. Dari pasar pasar fisik bullion, pembeli sangat berhati-hati setelah logam mulia melanjutkan penurunan pada sesi sebelumnya.


Di antara logam berharga lainnya, perak turun 2,2 persen ke level $16.63 per ons, platinum turun 0,7 persen ke level $1,225.80 per ons, sementara palladium turun 3,2 persen ke level $786.80 per ons.



Emas Bergerak Jalan Mundur

Tuesday, January 13, 2015

Emas Naik Seiring Permintaan Safe Haven

Financeroll – Perdagangan harga emas sentuh level tertinggi hampir 12 minggu, Selasa (13/1) didorong dari investor yang mencari perlindungan dari volatilitas pasar yang lebih luas.


Emas untuk pengiriman Februari naik 0.41% ke level $1.237.90, pada level support $1.230.80 dan di level resisten $1.244.30.


Logam kuning ini telah meningkat hampir 5 persen pada bulan ini sebagai ekuitas, mendorong di tahun lalu dengan harapan bahwa perekonomian AS sedang jalan menuju pemulihan. Emas dapat rally meskipun dolar yang relatif kuat memberikan sesuatu dalam ketidakpastian mengenai ekonomi AS.


Indeks dolar bangkit setelah mata uang AS tergelincir ke tingkat terendah melawan yen, didorong dari hasil Treasury yang jatuh karena meningkatnya permintaan sebagai safe haven dengan latar belakang terjunnya harga minyak.


Selain itu, perak naik 2,2 persen di $16.89 per ons, platinum naik 0.3 persen di $1,241.50 per ons, sedangkan palladium memperoleh 1 persen menjadi $814.50 per ons.



Emas Naik Seiring Permintaan Safe Haven

Emas Naik Didukung Penurunan Harga Miyak

Financeroll – Perdagangan emas memperpanjang keuntungan di Selasa (13/1) malam. Didorong oleh permintaan safe haven yang telah dipicu oleh kemerosotan harga minyak yang terus menerus.


Di Comex New York Merchantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0.46% ke level 1.238.50, ke level support 1.1230.80 dan ke level resisten 1.244.30


Di sisi lain, emas yang naik ditopang dari harga minyak yang turun, dan pasar ekuitas telah terpukul oleh kemerosotan harga minyak, kekhawatiran telah meningkat pada dampak ekonomi.


Trader lain mengatakan kelemahan dalam dolar dan pembelian pada pasar fisik Tiongkok juga mendukung harga. Meskipun tidak banyak yang yakin emas bisa mempertahankan keuntungan di tahun ini.


Kuatnya data ekonomi AS dalam beberapa bulan terakhir telah menyebabkan pasar untuk mengharapkan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di tahun ini, dan untuk pertama kalinya sejak 2006. Akan tetapi, kenaikan tingkat suku bunga membuat permintaan emas menjadi turun, dan sebaliknya meningkatkan dolar.



Emas Naik Didukung Penurunan Harga Miyak

Monday, January 12, 2015

Emas Naik Perlahan

Financeroll – Emas naik ke tingkat tertinggi lebih dari empat minggu, Senin (12/1) ditopang dari investor yang menggunakan emas untuk safe haven dari kerugian pada pasar minyak dan di tengah-tengah spekulasi Federal Reserve.


Pada pembagian Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0.62% ke level $1.223.60, untuk intradaynya di level support $1.217.90 dan di level resisten $1.231.20.


Sementara harga minyak yang terus setelah Goldman Sachs memangkas harga proyeksi 2015.  Sementara perak berjangka untuk pengiriman Februari rally 15.3 sen, atau 0.93% di level $16.57 troy ons.


Di tempat lain dalam perdagangan logam lainnya, tembaga untuk Maret turun 0.4 sen, atau 0,15%, di level $2.751 per pound.



Emas Naik Perlahan

The Fed Tidak Agresif Naikkan Suku Bunga, Emas Lanjutkan Kenaikan

Financeroll – Harga emas masih melanjutkan kenaikan di sesi Senin (12/1) malam. Di tengah spekulasi Federal Reserve yang tidak terlalu terburu-buru dalam menaikkan suku bunga untuk menjaga ekspansi ekonomi. Sementara Perak juga ikut naik.


Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0.31% ke level $1.219.90, di level support $1.217.90 dan di level resisten $1231.20.


Pada pekan lalu, dari data AS menunjukkan rata-rata per jam penghasilan bagi semua karyawan jatuh pada bulan Desember. Sementara harga Bullion dalam Euro naik ke tertinggi sejak Mei 2013, seiring dari Yunani yang mempersiapkan untuk pemilu pada 25 Januari dan mendorong logam kuning menjadi safe haven.


Menurut analis, data upah AS menempatkan tanda tanya terhadap seberapa cepat Fed akan menaikkan harga. Bullion untuk segera pengiriman sedikit berubah di $1,223.67, menurut Bloomberg. Perak perak juga naik 0.36% ke level 16.478



The Fed Tidak Agresif Naikkan Suku Bunga, Emas Lanjutkan Kenaikan

Sunday, January 11, 2015

Logam Kuning Mendaki

Financeroll – Pergerakan harga emas terlihat rally di Senin (12/1). Pasca ditutupnya saham AS yang melemah dan data NFP AS yang menurun.


Di Comex New York Merchantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0.96% ke level $1.227.80, di level support $1.222.50 dan di level resisten $1.231.20.


Emas ditutup turun pada sesi sebelumnya, setelah penurunan upah per jam yang membuat The Fed bersabar untuk menaikkan suku bunga. Dari data NFP AS terpantau turun sebanyak 252,00 dari bulan sebelumnya sebesar 353,000. Selain itu pula, tingkat pengangguran AS juga dilaporkan menurun ke 5.6% dari 5.8% pada bulan November, diproyeksikan sebelumnya akan menurun ke 5.7%.


Untuk perdagangan fundamental ekonomi hari ini terbilang lumayan sepi karena pada pasar Jepang melibur karena Coming of Age Day, pada 10.30pm Bank of Canada (BoC) akan merilis Business Outlook Survey kwartal ke 4 di tahun 2014


Di tempat lain dalam trading, palladium untuk pengiriman Februari naik $1,70 ke $801.85 per ons, sementara April platinum naik $3,60 untuk $1,233.70 per ons.



Logam Kuning Mendaki

Harga Emas dan Perak Terpantau Rally di Senin Pagi

Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia hari Senin(12/1), harga emas dan perak telah terpantau naik ketika melambatnya pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah AS.


Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih tinggi 0.76% di level $1.225.40 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pada pagi ini terpantau menyentuh level $1.222.90 untuk sesi terendah harian dan level $1.226.50 untuk sesi tertinggi harian.


Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret terpantau diperdagangkan lebih tinggi 1.16% di level $16.610 per troy ounce, dengan bergerak menyentuh level $16.523 untuk sesi terendah harian dan level $16.680 untuk sesi tertinggi harian.


Harga emas dan perak terlihat mendapat dukungan kuat untuk berada di wilayah hijau pada pagi hari ini, akibat melambatnya pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah AS bulan Desember lalu.


Berdasarkan laporan Biro Statistik Tenaga Kerja telah menyatakan bahwa Non-farm Employment Change telah bertambah sebanyak 252.000 pekerjaan di bulan Desember lalu, dimana melambat dari bulan sebelumnya dengan kenaikan sebanyak 353.000 pekerjaan. Akan tetapi, pada tingkat pengangguran di wilayah AS telah alami penurunan sebesar 0.2%, yang disesuaikan secara musiman menjadi 5.6% di bulan Desember.


Sementara itu, pada pagi hari ini pergerakan bagi harga logam nampaknya akan sedikit tenang karena minimnya laporan ekonomi dunia.



Harga Emas dan Perak Terpantau Rally di Senin Pagi

Thursday, January 8, 2015

Emas Berpontesi Menurun Kembali

Finaneroll – Pergerakan emas di Jumat (9/1) siang terpantau mengalami kenaikan. Investor berfokus kepada data NFP AS nanti malam.


Di Comex New York merchantile exchange, emas berjangka untuk perdagangan Februari naik 0.21% ke level $1.211.00, di level support $1.207.50 dan di level resisten $1.214.30.


Data fundamental ekonomi akan dirilis dari berbagai kawasan, dari Inggris akan dirilis manufacturing production bulan November yang diprediksi akan mengalami kenaikan, 0.4% dari bulan sebelumnya yaitu -0.7%. Dari AS, data Non Farm Employment bulan Desember akan diprediksi akan mengalami penurunan sebesar 241.000 dari bulan sebelumnya yaitu sebesar 321.000.


Perak untuk pengiriman naik 0,2 persen ke level $ 16,392 per ounce, platinum naik 0,4 persen ke level $ 1,223.15 per ounce, palladium naik 0,5 persen menjadi $ 795,75 per ounce.



Emas Berpontesi Menurun Kembali

Jelang Nonfarm Payrolls, Harga Logam Terpantau Naik

Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Jumat(9/1), harga emas dan perak masih bertahan berada di wilayah positif dengan diperdagangkan lebih tinggi ketika pasar menanti laporan Nonfarm Payrolls nanti malam.


Jelang perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih tinggi 0.36% di level $1.212.80 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pagi ini terpantau menyentuh level $1.207.50 untuk sesi terendah harian dan level $1.213.20 untuk sesi tertinggi harian.


Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih tinggi 0.14% di level $16.408 per troy ounce dengan terpantau menyentuh level $16.348 untuk sesi terendah harian dan level $16.443 untuk sesi tertinggi harian.


Pergerakan harga emas dan perak pada hari ini terlihat stabil dengan berada di wilayah positif ketika pasar tengah menanti laporan pertumbuhan lapangan pekerjaan AS yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 20.30 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa bahwa Nonfarm Payrolls AS akan mengalami pertumbuhan sebanyak 241.000 pekerjaan, dimana akan melambat dari bulan sebelumnya dengan kenaikan sebanyak 321.000.


Sejalan dengan perkiraan ekonom tersebut yang memperlihatkan melambatnya pertumbuhan lapangan pekerjaan AS, hal ini dapat mendorong harga emas dan perak untuk alami lanjut menguat. Namun sebaliknya, apabila pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tumbuh lebih cepat dari sebelumnya, maka harga emas dan perak dapat alami pelemahan.



Jelang Nonfarm Payrolls, Harga Logam Terpantau Naik

Tuesday, January 6, 2015

Harga Emas dan Perak Anjlok Jelang Hasil ADP dan FOMC

Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia hari Rabu(7/1), harga emas dan perak masih lanjutkan penurunan dengan diperdagangkan lebih rendah ketika dolar AS alami rally ditengah fokus pasar yang berpusat pada hasil laporan pertemuan kebijakan Bank Sentral AS dini hari nanti dan perkembangan di wilayah Yunani.


Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih rendah 0.49% di level $1.213.40 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pagi ini, terpantau menyentuh level $1.213.x30 untuk sesi terendah harian dan level $1.219.40 untuk sesi tertinggi harian.


Pada perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih rendah 1.15% di level $16.445 per troy ounce, dengan terpantau menyentuh level $16.432 untuk sesi terendah harian dan level $16.565 untuk sesi tertinggi harian.


Harga emas dan perak terlihat terus mendapat tekanan kuat untuk bergerak ke bawah akibat terjadinya peningkatan permintaan bagi dolar AS pada siang hari ini. Penguatan yang terus dicatat greenback telah didukung oleh spekulasi bahwa The Fed akan segera menaikan tingkat suku bunga di wilayah AS pada tahun 2015 ini.


Sedangkan di wilayah Eropa, kekhawatiran bahwa Yunani akan melepas diri dari zona euro telah berhasil mencuri perhatian para pelaku pasar.


Perhatian para pelaku pasar hari ini juga tengah terbagi kepada sebuah laporan ADP Nonfarm yang dilanjutkan dengan laporan hasil pertemuan kebijakan The Fed yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 02.00 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa ADP Nonfarm AS akan mengalami kenaikan sebanyak 227.000 di bulan Desember.


Seiring dengan perkiraan ekonom yang memperlihatkan bahwa akan terjadinya peningkatan hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tersebut, hal ini merupakan sebuah ancaman bagi harga emas dan perak lanjutkan pelemahannya saat ini. Akan tetapi, apabila hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tumbuh melambat, maka ini merupakan sebuah kesempatan bagi harga emas alami kenaikan.


Sementara itu, jika hasil pertemuan kebijakan The Fed nantinya bersifat “hawkish” maka ini merupakan ancaman lain yang akan mendorong harga emas dan perak alami penurunan, begitu juga untuk sebaliknya, apabila hasil pertemuan kebijakan The Fed bersifat “dovish” maka ini merupakan peluang bagi harga emas untuk rebound dengan bergerak ke atas.



Harga Emas dan Perak Anjlok Jelang Hasil ADP dan FOMC

Harga Emas dan Perak Tertekan di Sesi Pagi

Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia hari Rabu(7/1), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah ketika pasar tengah menanti hasil laporan pertemuan kebijakan Bank Sentral AS dini hari nanti dan perkembangan di wilayah Yunani.


Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih rendah 0.10% di level $1.218.20 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pagi ini, terpantau menyentuh level $1.215.30 untuk sesi terendah harian dan level $1.219.40 untuk sesi tertinggi harian.


Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih rendah 0.72% di level $16.517 per troy ounce, dengan terpantau menyentuh level $16.432 untuk sesi terendah harian dan level $16.565 untuk sesi tertinggi harian.


Di sesi sebelumnya, pergerakan harga emas berjangka telah alami kenaikan ketika permintaan safe-haven telah terjadi di kalangan para pelaku pasar ditengah kekhawatiran bahwa Yunani akan melepas dari dari zona euro.


Sementara itu, perhatian para pelaku pasar hari ini juga tengah tertuju kepada sebuah laporan ADP Nonfarm yang dilanjutkan dengan laporan hasil pertemuan kebijakan The Fed yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 02.00 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa ADP Nonfarm AS akan mengalami kenaikan sebanyak 227.000 di bulan Desember.


Seiring dengan perkiraan ekonom yang memperlihatkan bahwa akan terjadinya peningkatan hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tersebut, hal ini merupakan sebuah ancaman bagi harga emas dan perak lanjutkan pelemahannya saat ini. Akan tetapi, apabila hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tumbuh melambat, maka ini merupakan sebuah kesempatan bagi harga emas alami kenaikan.


Sementara itu, jika hasil pertemuan kebijakan The Fed nantinya bersifat “hawkish” maka ini merupakan ancaman lain yang akan mendorong harga emas dan perak alami penurunan, begitu juga untuk sebaliknya, apabila hasil pertemuan kebijakan The Fed bersifat “dovish” maka ini merupakan peluang bagi harga emas untuk rebound dengan bergerak ke atas.



Harga Emas dan Perak Tertekan di Sesi Pagi

Monday, January 5, 2015

Jelang Perdagangan Eropa, Harga Logam Bergerak Beragam

Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Selasa(6/1), harga emas masih bertahan diperdagangkan lebih tinggi, ketika perak mengalami penurunan dengan berada di wilayah negatif pasca dirilisnya laporan PMI Jasa Tiongkok yang alami kenaikan, ditengah fokus pasar yang masih tertuju kepada kelanjutan perkembangan politik terakhir di wilayah Yunani dan kekhawatiran di wilayah zona euro.


Jelang perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih tinggi 0.19% di level $1.206.30 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak perdagangan pagi ini, harga emas terpantau menyentuh level $1.201.70 untuk sesi terendah harian dan level $1.208.10 untuk sesi tertinggi harian.


Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih rendah 0.12% di level $16.197 per troy ounce, dengan terpantau menyentuh level $16.118 untuk sesi terendah harian dan level $16.243 untuk sesi tertinggi harian.


Pelemahan bagi harga logam telah dipengaruhi oleh menguatnya dolar AS terhadap euro akibat ketidakpastian kelanjutan di wilayah zona euro atas pemilihan umum yang akan dilakukan di wilayah Yunani.


Faktor lain yang juga berhasil mencuri perhatian pasar telah muncul akibat memuncaknya perkiraan bahwa Bank Sentral Eropa akan mengimplementasikan program kuantitatif mereka di awal tahun 2015 ini.


Sementara itu, meski pada awalnya harga logam terpantau alami penurunan namun pergerakan harga emas dan perak berhasil rebound dengan berada di wilayah positif setelah sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Markit telah memperlihatkan bahwa PMI Jasa Tiongkok telah alami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 53.4 di bulan Desember.



Jelang Perdagangan Eropa, Harga Logam Bergerak Beragam