Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Kamis(4/12), harga emas tengah alami penurunan ketika perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi ketika di sesi sebelumnya terpantau alami kenaikan akibat melemahnya pertumbuhan lapangan pekerjaan AS.
Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih rendah 0.32% di level $1.204.80 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak perdagangan di sesi Asia, harga emas terpantau menyentuh level $1.202.60 untuk sesi terendah dan level $1.210.10 untuk sesi tertinggi harian.
Pada perak berjangka pengiriman Maret telah terpantau diperdagangkan lebih tinggi 0.63% di level $16.517 per troy ounce, dengan terpantau menyentuh level $16.377 untuk sesi terendah harian dan level $16.528 untuk sesi tertinggi harian.
Di sesi sebelumnya, harga emas dan perak terpantau mendapat dukungan menguat setelah laporan ADP Non-farm menunjukkan bahwa terjadi perlambatan pada laju pertumbuhan lapangan pekerjaan AS. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh ADP atau Automatic Data Processing menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan sektor swasta di wilayah AS, diluar sektor pertanian, pemerintahan, dan industri telah naik sebanyak 208,000 lapangan pekerjaan di bulan November.
Sedangkan laporan aktifitas sektor jasa diwilayah AS juga dirilis pada hari Rabu malam kemarin, dimana berdasarkan laporan dari Institute for Supply Management menyatakan bahwa PMI Non-manufaktur di wilayah AS mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 59.3 di bulan November, setelah alami penurunan menjadi 57.1 di bulan Oktober.
Sementara itu, perhatian pasar hari ini tengah tertuju kepada sebuah laporan resmi pasar tenaga kerja AS yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 20.30 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa klaim pengangguran di wilayah AS akan mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 296.000.
Seiring dengan laporan tersebut, menurunnya angka klaim pengangguran telah menandakan bahwa telah terjadinya pemulihan ekonomi AS. Membaiknya pemulihan ekonomi ini tentunya akan memberikan dukungan bagi dolar AS, namun justru akan menjadi sebuah ancaman bagi harga emas mengingat pergerakan logam cenderung berlawanan terhadap greenback.
Akan tetapi, apabila data tersebut memperlihatkan terjadinya kenaikan pada angka klaim maka hal tersebut menunjukkan bahwa terjadinya pelemahan ekonomi di wilayah AS dan hal ini menjadikan sebuah peluang bagi harga emas memperbaiki penurunannya saat ini.
Berlangsungnya Perdagangan Eropa, Harga Logam Bergerak Beragam
No comments:
Post a Comment