Financeroll – Ekonomi Rusia akan terus mengecil pada tahun depan jika harga rata-rata minyak dunia berada dibawah $ 60 per barel, maka ekonomi Rusia akan masuk ke dalam “skenario stres,” kata bank sentral Rusia, menanggapi prospek ekonomi Rusia atas jatuhnya harga minyak mentah.
Dengan harga minyak saat ini yang berkemungkinan akan sama sampai akhir 2017, maka produk domestik bruto mungkin akan menyusut 4,5 persen menjadi 4,7 persen pada tahun 2015 dan 0,9 persen menjadi 1,1 persen pada tahun 2016, demikian menurut sebuah laporan yang dirilis bank sentral Rusia hari ini. Rubel langsung memberikan reaksi negatif dan kembali memperpanjang penurunan, jatuh lebih dari 10 persen persen terhadap US Dolar.
Inflasi diperkirakan bisa semakin masif menjadi 10,1 persen bulan ini dan bisa mencapai 11,5 persen pada kuartal berikutnya, demikian pemaparan case by case dari laporan bank sentral tersebut.
“Target inflasi 4 persen akan bisa dicapai pada akhir tahun 2017, bahkan jika faktor eksternal tetap tidak menguntungkan,” kata Deputi Gubernur Pertama, Ksenia Yudaeva dalam sebuah pernyataan. “Ini membutuhkan kebijakan moneter yang tetap ketat di tahun 2015.”
Belanja konsumen bisa berkontraksi 6,3 persen menjadi 6,5 persen tahun depan, sedangkan investasi modal mungkin akan menyusut pada kisaran 10,1 persen sampai 10,3 persen, demikian menurut skenario terpahit bank sentral Rusia.
Ekonomi Rusia Kian Mengecil
No comments:
Post a Comment