Financeroll – Bebas dari banjir, berada pada ketinggian sekian ratus meter di atas permukaan laut, dan memiliki pemandangan alam yang mengagumkan. Inilah yang menjadi bahan jualan dari produk properti di wilayah Bogor.
Berada di kawasan pegunungan, ketinggian tanah minimum di Kota Bogor mencapai 190 mpl, dan maksimum hingga 330 mpl. Dengan suhu rata-rata sekitar 22,4-32,1 derajat celcius, membuat Bogor terasa lebih sejuk.
Luas khusus area Kota Bogor adalah 11.850 hektare, yang terdiri dari enam kecamatan. Dengan pesatnya keterbatasan lahan serta perkembangan yang terjadi di pusat kota, pembangunan juga terus menjalar ke kawasan yang mengelilinginya, yakni di Kabupaten Bogor.
Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Luasnya mencapai 7,86% dari total Provinsi Jawa Barat, atau sekitar 2.663,8 km2. Berada relatif dekat dengan Jakarta, turut memacu pesatnya pertumbuhan kawasan perumahan di Kota Bogor maupun di Kabupaten Bogor.
“Setelah pesatnya perkembangan di Tangerang dan Bekasi, dipastikan Bogor segera mendapatkan momentum pertumbuhan,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda.
Sejauh ini pembangunan banyak terjadi di wilayah Bogor Utara, yang terus mengarah ke Bukit Cimanggu City, Taman Yasmin, dan Darmaga.
“Beberapa titik yang dilintasi oleh BORR (Bogor Outer Ring Road) dipastikan akan melejit. Bahkan beberapa pengembang besar mulai bersiap mengembangkan proyek skala besar untuk menjajal pasar perumahan di Bogor.
Rata-rata harga rumah tapak di Bogor dengan luasan lahan 70 m2 mencapai Rp450 jutaan, dan luas 90 m2 sudah mencapai Rp600 jutaan. Bahkan, di lokasi-lokasi tertentu hampir mencapai nilai Rp1 miliar. Dari berbagai brosur yang ada, secara rata-rata harga rumah yang ditawarkan berkisar mulai dari harga Rp500 juta hingga di atas Rp1 miliar.
Sebagai gambaran, untuk tipe rumah dengan luas bangunan 60 m2 dan luas tanah 105 m2 di Bukit Cimanggu City, dijual dengan harga Rp971 juta. Dengan tipe yang tidak jauh berbeda, di Pamoyanan Town House, hunian tersebut dijual dengan harga Rp865 juta, lalu di klaster Griya Aylana di Ciawi ditawarkan Rp650 juta.
Jika mencari harga yang lebih rendah, rumah tipe 36/72 di Cihampar Residence di Bogor Utara dipasarkan Rp350 jutaan. Tipe yang sama juga dikembangkan di Graha Tirta Asri di Parung dengan harga Rp250 jutaan.
Karena harga rumah tapak yang semakin tinggi, cukup banyak pula pengembang yang kemudian aktif melakukan pembangunan hunian vertikal. Dari Gapuraprima Group mempersiapkan pembangunan Grand Park City yang ditawarkan mulai dari harga Rp250 jutaan.
Dengan luasan sekitar 20 m2, unit apartemen di Bogor Hill View ditawarkan sebesar Rp214 juta. Kemudian, unit di Hillside Apartment dipasarkan mulai dari harga Rp255 jutaan, dan di Gardenia @ Bogor mulai dari Rp200 jutaan.
Walaupun begitu, menariknya properti yang ditawarkan di wilayah Bogor tetap terikat dengan masalah keterbatasan infrasturktur. Urusan yang sering dikeluhkan adalah kepadatan yang sangat tinggi, sehingga kemacetan tidak bisa dihindari.
Badan Pusat Statistik mencatat pada 2012, jumlah kendaraan angkot yang beroperasi di Kota Bogor bertumbuh 3,61%, mencapai 4.644 buah. Sementara jumlah penduduk di Kota Bogor mencapai lebih dari satu juta jiwa dan di Kabupaten Bogor tercatat hampir 5 juta jiwa.
Kendati begitu, berbagai pihak meyakini kemacetan menjadi bukti terjadinya pertumbuhan. Selain itu, dengan berbagai rencana pembangunan yang telah disusun, perkembangan di Bogor diyakini dapat terus terjadi.
Seperti telah disebut-sebut, ke depannya kawasan ini akan memiliki beberapa infrastruktur baru, yakni jaringan jalan BORR, Bogor Inner Ring Road, serta rencana pembangunan jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).
Marketing Director Bhuvana Hotel & Residence Reindy Fransisco Pangau menilai berbagai perkembangan infrastruktur tersebut akan memacu pertumbuhan properti di sektor menengah ke atas.
Dapat dilihat terjadi pengembangan proyek perumahan tapak dan bangunan tinggi di kawasan sekitar. Maraknya pembangunan tersebut membuat Bogor menjadi area bisnis yang menjanjikan dan investasi menguntungkan.
Hunian Bogor Bebas Banjir dan Punya Pemandangan Alam Mengagumkan
No comments:
Post a Comment