Financeroll – Harga minyak makin memperpanjang kerugian di lebih dari lima setengah tahun, Rabu (14/1) seiring dari stok minyak AS yang diperkirakan akan meningkat.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari jatuh 88 sen ke level $45.01 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak kehilangan 18 sen di $45.89 kemarin, penutupan terendah sejak April 2009. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sekitar 53 persen di atas rata-rata 100 hari.
Brent untuk pengiriman Februari turun sebanyak $1 atau 2,1 persen, ke level $45.59 per barel di London ICE Futures. Kontrak diperdagangkan pada premi 63 sen untuk WTI.
Peningkatan pertumbuhan ekonomi global diperlukan untuk menyerap pasokan minyak sebesar 1,8 juta barel per hari, menurut Menteri minyak Kuwait Ali Al-Omair. WTI akan turun di bawah $40 per barel disebabkan harga pasokan lebih besar selama semester pertama tahun ini. Persediaan minyak AS mungkin meningkat menjadi 384.1 juta barel per 9 Januari, menurut survei Bloomberg dari delapan analis sebelum laporan EIA. Persediaan telah naik ke hampir 8 persen di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini.
Minyak merosot hampir 50 persen pada tahun lalu, sejak krisis keuangan 2008, sebagai OPEC menolak untuk memangkas produksi bahkan AS yang dipompa sebagai laju tercepat lebih dari tiga dekade.
Minyak Terjun Bebas
No comments:
Post a Comment