Monday, January 12, 2015

Sepanjang 2014, Emiten Kontruksi Garap Kontrak Baru Senilai Rp 81,4 Triliun

Financeroll –  Sepanjang tahun 2014,  sejumlah emiten konstruksi meraih kontrak baru senilai Rp 81,4 triliun selama 2014 atau rata-rata naik 9,9% dibandingkan 2013 yang sebesar Rp 74 triliun. Namun, nilai kontrak tersebut hanya sekitar 86,8% dari target yang mencapai Rp 93,7 triliun.


Sementara itu,  Sekretaris Perusahaan Waskita Anton Nugroho mengatakan, realisasi kontrak baru perseroan berhasil melebihi target semula yang sebesar Rp 18 triliun. Proyek-proyek yang direalisasikan sepanjang tahun lalu didominasi oleh pembangunan gedung dan pelabuhan.Tercatat  emiten konstruksi milik negara, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berhasil meraih kontrak baru terbesar tahun lalu Rp 22,3 triliun, tumbuh 39,3% dibandingkan realisasi 2013 sebesar Rp 16 triliun. Setelah itu PT PP Tbk (PTPP) sebesar Rp 20,2 triliun, meningkat 2,5% dari Rp 19,7 triliun.  Selain itu, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), membukukan kontrak baru Rp 17,4 triliun sepanjang tahun lalu, turun tipis 1,6% dibandingkan realisasi 2013 senilai Rp 17,7 triliun.


Berikutnya, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencetak kontrak baru Rp 9,2 triliun, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) sebesar Rp 6,2 triliun, dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) senilai Rp 607 miliar.  Sedangkan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) masing-masing merealisasikan kontrak baru sebesar Rp 2,5 triliun dan Rp 3 triliun. [geng]


 



Sepanjang 2014, Emiten Kontruksi Garap Kontrak Baru Senilai Rp 81,4 Triliun

No comments:

Post a Comment