Financeroll – Pada perdagangan hari pertama 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di teritori positif. Sepertinya pelaku pasar cukup optimistis menghadapi 2015. Sementara Indeks unggulan LQ45 mengakhiri perdagangan paruh pertama di posisi 9901,714. Menguat 3,13 poin (0,35%).
Aktivitas perdagangan juga tidak terlalu semarak. Kebetulan perdagangan perdana 2015 juga bertepatan dengan hari kejepit sehingga banyak pelaku pasar yang masih meliburkan diri. Total frekuensi perdagangan sepanjang Sesi I adalah 85.397 kali yang melibatkan 3,78 miliar unit saham senilai Rp 2,52 triliun. Terdapat 144 saham yang naik, 111 saham turun, dan 74 saham stagnan.
Dari dalam negeri, angka inflasi yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) memang cukup tinggi. BPS mencatat inflasi Desember 2014 sebesar 2,46% sementara sepanjang 2014 terjadi inflasi 8,36%. Meski demikian, sepertinya investor sudah memperkirakan inflasi yang tinggi karena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada 18 November lalu. Oleh karena itu, respons terhadap angka inflasi tidak terlalu berlebihan.
Selain itu, investor menyambut positif kebijakan baru subsidi BBM yang mulai berlaku 1 Januari 2015. Pemerintah mencabut subsidi untuk BBM jenis Premium dan memberikan subsidi tetap (fixed subsidy) sebesar Rp 1.000/liter untuk Solar. Kebijakan ini dinilai membuat fundamental ekonomi Indonesia lebih kuat dalam jangka menengah-panjang.
Sedangkan bursa saham regional juga bergerak mixed cenderung menguat. Berikut perkembangan sejumlah bursa di Asia: Nikkei 225 melemah 279,07 poin (1,57%) menjadi 17.450,77, Hang Seng menguat 169,36 poin (0,72%) menjadi 23.774,4, KOSPI menguat 7,58 poin (0,4%) menjadi 1.923,17, dan Strait Times menguat 2,94 poin (0,09%) menjadi 3.368,09.
Beberapa saham yang menguat signifikan dan masuk jajaran top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.275 menjadi Rp 61.975, Maskapai Reasuransi Indonesia (MREI) naik Rp 910 menjadi Rp 5.150, dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 450 menjadi Rp 7.200.
Adapun saham-saham yang melemah dan menjadi top losers antara lain Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 1.250 menjadi Rp 3.750, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 270 menjadi Rp 3.930, dan Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 170 menjadi Rp 3.630. [geng]
Sesi Pertama: Pelaku Pasar Optimistis, IHSG Bertahan di Jalur Hijau
No comments:
Post a Comment