Showing posts with label Kopi. Show all posts
Showing posts with label Kopi. Show all posts

Sunday, January 11, 2015

Kopi Arabika Naik Akibat Cuaca Buruk

Financeroll – Daerah berkembang diperkirakan akan mendapatkan sekitar setengah curah hujan yang normal bulan ini dan pada bulan Februari, menurut Celso Oliveira, seorang ahli meteorologi di Somar Meteorologia di Sao Paulo. Brasil adalah penumbuh terbesar di dunia dan eksportir kopi terbesar, memacu hedge fund untuk meningkatkan kewaspadaan mereka pada harga yang lebih tinggi untuk pertama kalinya dalam enam minggu.


Setelah lebih dari dua kali lipat menemukan puncak harga tertinggi tahun lalu pada bulan Oktober di tengah kekeringan terburuk dalam beberapa dekade, kopi mengakhiri tahun 2014 dalam kondisi bearish setelah hujan lebat pada bulan November. Kembalinya cuaca kering memicu risiko baru kerusakan berbunga pohon kopi, mengirimkan harga naik 12 persen pekan lalu, kenaikan terbesar dalam hampir 11 bulan.


Kopi arabika untuk pengiriman Maret naik 19 sen pekan lalu $ 1,8005 per pound di ICE Futures New York. Harga naik 8,1 persen bulan ini, yang paling tinggi di antara 22 komponen commodity di Bloomberg Komoditi Index, yang jatuh 0,7 persen.



Kopi Arabika Naik Akibat Cuaca Buruk

Thursday, January 8, 2015

Vietnam Batasi Produksi, Robusta Alami Kenaikan

Financeroll – Petani kopi di Vietnam, pemasok top dunia dari berbagai jenis robusta yang digunakan oleh Nestle SA, membatasi penjualan untuk mengamankan harga agar tetap lebih tinggi dan juga bantuan kredit murah yang meningkatkan kemampuan mereka untuk menyimpan biji.


Output pada 1 Oktober kemaren mungkin akan jatuh sekitar 6 persen menjadi 1,62 juta metrik ton dari rekor 1,72 juta ton setahun sebelumnya, demikian menurut data median dari 15 perkiraan pedagang yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Petani menjual 15 persen dari total tanamannya pada akhir Desember, dibandingkan dengan 22 persen pada tahun sebelumnya, demikian survei menunjukkan. Pemanenan hampir selesai, kata mereka.


Kopi berjangka naik 14 persen di London pada tahun 2014 karena permintaan melebihi pasokan. Petani memanen tanaman jauh lebih sedikit di Vietnam, dengan pohon-pohon yang menghasilkan buah ceri lebih sedikit dari tahun sebelumnya, karena kekeringan mengancam Brazil dan mengganggu pasokan dari petani terbesar arabika tersebut dan terbesar kedua dari jenis kopi robusta. Vietnam telah memangkas suku bunga untuk memacu pinjaman dan mendevaluasi dong untuk meningkatkan ekspor.


Robusta berjangka menetap di level $ 1.969 per ton di ICE Futures Europe kemarin, naik 2,8 persen tahun ini. Arabika, disukai oleh pembuat kopi khusus seperti Starbucks Corp., ditutup pada level $ 1,769 per pon di New York dan mendapatkan kenaikan 6,2 persen tahun ini setelah melompat 51 persen pada 2014. Harga premium robusta adalah 87,59 sen per pon.



Vietnam Batasi Produksi, Robusta Alami Kenaikan

Tuesday, December 16, 2014

Kakao Naik, Kopi Turun

Financeroll – Pada sesi perdagangan siang ini, kakao atau cocoa terpantau mengalami kenaikan yang cukup berarti karena semakin tidak pastinya persediaan coklat dunia ditengah cuaca yang kurang menentu. Sementara itu harga kopi berjangka tampak membukukan penuruan tipis.


Kakao berjangka untuk pengiriman bulan Maret naik 1.43 persen atau 41.00 basis point dan berada pada posisi 2,914 USD/mt. Sedangkan kopi berjangka varian “C” untuk pengiriman Maret turun 0.53 persen atau 0.95 basis point dan bertengger di level 177.70 USD/lb.



Kakao Naik, Kopi Turun

Monday, December 15, 2014

Kopi dan Kakao Melejit Naik

Financeroll – Kopi dan kakao berjangka bergerak positif berlawanan dengan jatuhnya harga minyak dunia dan membukukan kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca di Brazil, negara eksportir kopi terbesar dunia, yang kian tak menentu memberikan ancaman atas stok kopi global.


Pada sesi perdagangan siang ini, kopi berjangka varian “c” untuk pengiriman bulan Maret terkerek naik 4.65 basis point atau 2.67 persen dan bertengger pada level 178.65 USD/lb. Cacao berjangka untuk pengiriman Maret naik 16.00 basis point atau 0.56 persen dan berada pada posisi 2,873.00 USD/mt.



Kopi dan Kakao Melejit Naik

Sunday, December 14, 2014

Kopi dan Gula Terperosok

Financeroll – Pada sesi perdagangan pagi ini, kopi dan gula terpantau jatuh. Penurunan ini masih ditekan oleh jatuhnya harga minyak dunia melebihi titik terendah dalam lima tahun terakhir.


Kopi berjangka ICE Coffee “C” untuk pengiriman tanggal 15 Maret turun 1.3 persen atau 2.40 basis point dan bertengger pada lievel 174.00 USD/lb. Sementara itu, gula berjangka untuk pengiriman 15 Maret, ICE Sugar#11, turun 0.17 basis point atau 1.12 persen dan berada pada level 14.98 USD/lb



Kopi dan Gula Terperosok