Saturday, October 11, 2014

DPD REI: Provinsi Aceh Menggiurkan Pengembang

Financeroll – Potensi pembangunan rumah hunian murah di Aceh dinilai DPD Real Estate Indonesia (REI) Aceh menggiurkan. Sayangnya, pengembang lokal masih terhambat modal dan membutuhkan sokongan investor besar untuk menangkap kesempatan tersebut.


Ketua REI Aceh memproyeksikan pada tahun ini penjualan rumah masih akan didominasi rumah murah mencapai 60%, sementara sisanya 25% rumah harga menengah dan 15% rumah mewah.


Berdasarkan data dari Pemprov Aceh, pada tahun ini kebutuhan rumah murah akan mencapai 170.000 unit. Kendati demikian, REI Aceh memperkirakan kebutuhan akan melewati 200.000 unit.


Potensinya sangat besar. Per tahun idealnya setiap kabupaten/kota dibangun 1.000 unit. Sayangnya, belum sanggup. Menggarap ratusan rumah per kabupaten/kota per tahun saja sudah bagus.


Selain itu pangsa pasar rumah murah yakni untuk rumah dinas PNS, polisi, dan TNI di Aceh sangat besar. Adapun, dari kebutuhan 16.000 unit rumah dinas, hingga saat ini pengembang lokal baru dapat memenuhi 30%.


Kendala utama pengembang lokal dalam menggarap potensi tersebut yakni kekurangan modal kerja. Dia menyebutkan harga rumah murah di Aceh dipatok Rp118 juta. Adapun, bahan material bangunan harus didatangkan dari Sumatra Utara. Per tahun, harga material bangunan meningkat 15%-20%


Oleh karena itu, dengan mengundang pengembang nasional untuk memulai investasi di Aceh. Potensinya sangat besar, lahan juga masih luas. Siap bekerja sama. Selain itu juga meminta dukungan kepada Pemprov Aceh dan pemerintah kabupaten/kota.


Pada tahun ini pengembang lokal mampu menjual 3.000 hingga 3.500 unit rumah seluruh tipe. Adapun, pada tahun lalu, penjualan mencapai 2.000 unit.


Berdasarkan catatan REI Aceh, selain Banda Aceh, tren pembangunan rumah murah juga telah menyebar di Aceh Besar, Bireuen, Sigli, Lhoksumawe, Aceh Utara, Langsa, Subulussalam, dan Meulaboh


Saat ini Aceh telah melewati masa konflik, tsunami dan baru memulai masa pembangunan. Tidak ada kendala yang berarti lagi untuk berinvestasi di Aceh.



DPD REI: Provinsi Aceh Menggiurkan Pengembang

No comments:

Post a Comment