Friday, October 10, 2014

Himbau K/L Berhemat Untuk Menjaga Defisit APBN di Level 2,4%

Financeroll – Demi menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan Tahun 2014 di level 2,4% otoritas fiskal mendesak kementerian dan lembaga (K/L) mengerem belanjanya sesuai dengan rencana.


Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan mengatakan Menteri Keuangan sudah mengirimkan surat imbauan pada seluruh K/L.


Bulan lalu kirim surat ke semua K/L untuk menghemat biaya perjalanan dinas, konsinyering, sama rapat.


Lantas pekan lalu Menkeu mengedarkan kembali surat serupa untuk mengingatkan K/L.


Pasalnya K/L sudah mulai bisa menghemat anggaran sebesar Rp43 triliun sesuai yang tertera dalam APBNP 2014.


Hal itu sesuai dengan kesepakatan pemerintah dan DPR.


Pemangkasan itu lebih rendah dibandingkan rencana semula sebesar Rp100 triliun.


Askolani menekankan ini adalah upaya pengendalian fiskal dan efisiensi belanja.


Namun, optimalisasi senilai Rp43 triliun itu bukannya tak cukup untuk menjaga defisit di level 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB).


Masih commited di 2,4%. Ini bukan belum cukup, kalau istilahnya cukup tidak ada kata cukup.



Himbau K/L Berhemat Untuk Menjaga Defisit APBN di Level 2,4%

No comments:

Post a Comment