Monday, October 20, 2014

Penyaluran Pinjaman Sektor KPR dan KPA Tetap Jadi Prioritas

Financeroll – Penyaluran pinjaman baru ke sektor kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) masih menjadi prioritas bisnis kalangan perbankan.


Demikian hasil Survei Perbankan pada triwulan III/2014 yang dipublikasikan Bank Indonesia.


KPR dan KPA masih menjadi prioritas utama penyaluran pinjaman baru mengingat kecilnya kenaikan suku bunga kredit dan risiko pinjaman ke sektor ini yang diklaim kecil oleh beberapa bankir. Selain itu, kebutuhan akan perumahan yang mencapai 15 juta unit juga membuat beberapa bankir masih berfokus menyalurkan kredit ke sektor ini.


Dari survei tersebut, suku bunga KPR dan KPA diprediksi hanya akan naik 15 basis points (bps) menjadi 12,79% pada triwulan IV/2014. Kenaikan tersebut merupakan yang terendah dibanding jenis kredit konsumsi lainnya yaitu kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit tanpa agunan (KTA) yang diprediksi meningkat masing-masing 22 bps dan 16 bps.


Pada bulan lalu, PT Bank DBS Indonesia menjadi pemain baru dalam penyaluran kredit ke sektor ini. Managing Director of Consumer Banking Group Bank DBS mengatakan perseroan tertarik masuk ke sektor KPR karena potensi bisnis yang masih besar. Dari 250 juta orang, rasio pendanaan KPR terhadap PDB baru 2%.


Sementara itu, Corporate Secretary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengungkapkan pembiayaan rumah mencatatkan risiko terkecil di banding jenis pinjaman lainnya.


Karena semua aset base dan performance-nya lumayan bagus.



Penyaluran Pinjaman Sektor KPR dan KPA Tetap Jadi Prioritas

No comments:

Post a Comment