Financeroll – Momentum pelantikan presdien terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakilnya Jusuf Kalla (JK) nampaknya memberikan sentimen positif pada pergerakan mata uang rupiah. Menjelang pelantikan Jokowi, kurs Rupiah pun menguat dan meninggalkan level Rp 12.100 per USD.
Bloomberg Dollar Index, Senin (20/10), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat 52 poin atau 0,43 persen ke Rp 12.057 per USD. Hari ini, Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp 12.040-Rp 12.088 per USD.
Reaksi positif pelaku pasar keuangan di dalam negeri terhadap kondisi politik di dalam negeri yang mulai kondusif, mendorong keyakinan pemerintahan baru nanti akan dapat menjalankan pogram yang dicanangkan sebelumnya dengan lancar. Sentimen positif didominasi dari dalam negeri, kondisi politik sebelumnya yang memanas sudah mulai kondusif. Adanya pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto membuat psikologis investor yakin ke depannya terhadap pasar investasi.
Ke depan, susunan kabinet pemerintahan baru nanti akan kembali menjadi perhatian pelaku pasar keuangan di dalam negeri. Diharapkan, kabinet pemerintahan baru nanti diisi oleh sosok yang sesuai dengan kemampuannya. Meski demikian, sentimen politik ini hanya bersifat sementara, pelaku pasar juga harus mencermati kondisi ekonomi global yang cenderung melambat. [geng]
Rupiah Diperkirakan Bergerak di Kisaran Rp 12.040-Rp 12.088 per USD
No comments:
Post a Comment