Financeroll – Kepala Ekonom Standard Chartered Indonesia Fauzi Ichsan mengungkapkan profil Kabinet Kerja Jokowi-JK sudah sesuai ekspektasi pasar dan membuka kemungkinan ada penguatan terhadap rupiah dan IHSG. Khususnya mereka yang duduk di tim ekonomi.
Meskipun tidak sangat impresif, profil kabinet sudah sesuai ekspektasi. Menkeu yang menguat di pasar memang Bambang Brodjonegoro, Agus Martowadojo atau Sri Mulyani. Tapi Sri Mulyani berat untuk kembali ke Indonesia.
Sementara itu, untuk pos Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil dinilai layak karena ketika menjabat sebagai Menteri BUMN di era Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid I karena market friendly.
Fauzi menambahkan Rachmat Gobel yang mengisi pos Menteri Perdagangan menjadi kunci. Sebab, terangnya, pria yang menjadi pengendali Panasonic Group ini harus segera beradaptasi dengan regulasi perdagangn internasional WTO maupun bilateral agreement.
Karena kabinet ini tidak impresif, maka harus ada pembuktian. Bedanya kalau impresif, pasar akan bergerak sendiri. Jadi kemungkinan rupiah akan menguat tajam namun terbatas..
Dalam jangka pendek, ada 3 hal yang harus segera dituntaskan oleh tim ekonomi Kabinet Kerja ini. Pertama, segera subisidi BBM. Kedua, menyelesaikan pembahasan ulang APBN 2015.
Berikutnya adalah bagaimana menggenjot ekspor. UU Minerba kemarin sudah menghilangkan ekspor paling sedikit US$6 miliar.
Tim Ekonomi Kabinet Kerja Jokowi-JK Sudah Sesuai Ekspektasi Pasar
No comments:
Post a Comment