Financeroll – Pergerakan yen tampak menguat sejenak seiring pernyataan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda bahwa pertumbuhan ekonomi sedang dalam proses menuju target inflasi sebesar 2% yang ditetapkan para pembuat kebijakan.
Sebelumnya Bank of Japan juga telah melaksanakan kebijakan yang mengejutkan dimana bank sentral tersebut akhirnya menggelontorkan perluasan paket stimulus moneter sementara Federal Reserve menghentikan program pembelian obligasi.
Haruhiko Kuroda juga menyatakan bahwa data yangf akan dirilis yaitu data consumer price index diperkirakan hasilnya meningkat 2% pada tahun fiskal yang dimulai pada April 2015 mendatang.
Kami berpendapat bahwa pergerakan yen selanjutnya berpotensi bearish terbatas didukung oleh pernyataan Haruhoiko Kuroda tersebut sehingga akan berdampak positif bagi keadaan ekonomi Jepang yan sedang dalam proses keluar dari fase deflasi.
Kebijakan memperbesar target tahunan monetary base menjadi 80 triliun yen dari sebelumnya yang hanya 60 triliun yen dan 70 triliun yen juga mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku pasar saat ini.
Haruhiko Kuroda memperkirakan bahwa data core consumer price index hasilnya menurun dibawah 1% dalam jangka pendek namun data consumer price index akan meningkat karena adanya perbaikan output gap serta kenaikan target inflasi.
Sementara itu data Ifo business climate index Jerman hasilnya meningkat menjadi 104.7 sehingga membuat European Central Bank seperti memiliki kebijakan untuk menstimulasi ekonomi selanjutnya yang kurang tajam.
ECB President Mario Draghi menyatakan bahwa target inflasi menurun menuju level terendah dan bank sentral siap untuk menjalankan program stimulus hingga mencapai target inflasi tersebut dalam waktu sedini mungkin.
(HP-FR)
Ada Setitik Harapan Bagi Yen
No comments:
Post a Comment