Financeroll – Perdagangan bursa komoditas minyak mentah di hari Senin(3/11), harga minyak mentah telah diperdagangkan lebih tinggi ketika sebagian besar aktifitas manufaktur wilayah dunia mengalami penurunan.
Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, minyak West Texas Intermediate pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.34% di level $80.82 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange.
Pada minyak premium Eropa, Brent Oil pengiriman Desember juga terpantau alami kenaikan sebesar 0.27% di level $86.09 per barel di ICE Future Europe exchange yang berbasisi di London.
Sebagian besar akfitifitas manufaktur dunia terpantau mengalami pelemahan di bulan Oktober tahun 2014 ini. Pelemahan aktifitas manufaktur dunia telah dimulai dari wilayah Tiongkok dimana sebuah laporan dari China Federation of Logistics and Purchasing telah menyatakan bahwa PMI Manufaktur telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 50.8 di bulan Oktober, dari 51.1 di bulan September, yang dilanjutkan dengan laporan yang dirilis oleh Markit yang memperlihatkan bahwa PMI Manufaktur Akhir Tiongkok tidak mengalami perubahan di level 50.4, dari 50.4 di bulan sebelumnya.
Sedangkan untuk wilayah Inggris hasil aktifitas manufaktur terlihat berbeda dimana berdasarkan laporan dari Markit telah menyatakan bahwa PMI Manufaktur Inggirs telah mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 53.2 di bulan Oktober, dari 51.6 di bulan September.
Sementara itu, sebuah laporan resmi aktifitas manufaktur AS dijadwalkan akan dirilis pada pukul 22.00 waktu Jakarta, dimana survei ekonom telah memperkirakan bahwa PMI Manufaktur AS akan kembali mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 56.5 di bulan Oktober.
Harga minyak mentah dapat melanjutkan rally apabila hasil aktifitas manufaktur AS kembali mengalami penguatan, setelah pada laporan sebelumnya, ISM telah menyatakan bahwa PMI Manufaktur AS mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 56.6 di bulan September.
Harga Minyak Terpantau Naik Jelang Data ISM
No comments:
Post a Comment