Emas mengakhiri tujuh hari penurunan beruntun pada hari Jumat lalu setelah data menunjukkan ekonomi AS menunjukkan pekerjaan yang tercipta lebih sedikit dari yang diharapkan. Emas naik $27,20 atau 2,4%, ditutup pada $ 1,169.80 per ounce. Perak naik 30 sen menjadi $15,71 per ounce.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan telah tercipta 214.000 pekerjaan baru pada bulan Oktober, sementara tingkat pengangguran secara tak terduga turun menjadi 5,8% dari 5,9%. Para ekonom mengatakan laporan itu masih solid, menandai kesembilan bulan berturut-turut ekonomi negara itu telah menambahkan 200.000 pekerjaan atau lebih.
Sehari sebelumnya, emas terjatuh ke tingkat terendah sejak April 2010, terhantam oleh prospek penguatan dolar dan kurangnya permintaan luar negeri. Investor mulai kembali memburu emas sebagai safe-haven meksipun perdagangan fisik masih runtuh. Mentalitas “jangan menangkap pisau yang sedang jatuh” telah membuat banyak pelaku perdagangan menjauh. Memang mulai terlihat minat untuk membeli logam mulia ini namun sebagian besar tampaknya masih cenderung berhati-hati.
Sementara itu minyak juga naik setelah tingkat pengangguran AS mencapai level terendah enam tahun. Pedagang juga mengawasi peningkatan ketegangan di Ukraina. Minyak mentah light-sweet naik 74 sen atau 1%, ditutup pada $78,65 per barel di New York Mercantile Exchange. Brent naik 53 sen atau 0,6%, ke $83,39 per barel di ICE London.
Data pekerjaan menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS, yang pada gilirannya memicu harapan lebih permintaan terhadap minyak mentah. Tingkat pengangguran AS turun menjadi 5,8% .Sebelumnya pada sesi Jumat, ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa konvoi militer Rusia telah menyeberangi perbatasan dengan Ukraina. Militer Ukraina mengatakan konvoi 32 tank, 16 meriam dan 30 truk pembawa pasukan dan peralatan tempur telah memasuki negara itu dari Rusia, menurutsebuah kantor berita. namun tidak ada konfirmasi independen.
Perkembangan terakhir memberi peluang bagi harga komoditas untuk mencoba bangkit dari tekanan turun meskipun belum sepenuhnya pulih. Hari ini para pelaku pasar akan tetap melihat dan mencerna perkembangan dolar dan Ukraina.
Komoditas Coba Pulihkan Diri
No comments:
Post a Comment