Financeroll – Perdagangan harga minyak berjangka ambles di perdagangan Asia, Selasa (11/11) siang. Melanjutkan dari kerugian tajam tadi malam dan pasar masih mencari isyarat agar bisa mendorong harga lebih tinggi.
Di New York Mercantile Exchange, minyak sweet berjangka untuk pengiriman bulan Desember diperdagangkan di level $77.19 per barel, turun $0.27 dalam sesi Globex elektronik. Sedangkan minyak Brent di London ICE Futures exchange turun $0.28 ke level $82.06 per barel.
Benchmark minyak Brent di pasar global telah menyentuh level terendah sejak Oktober 2010 dan masih berada dalam tekanan setelah Menteri perminyakan Kuwait mengatakan agar OPEC tidak memangkas output.
Para pelaku pasar mengatakan harga minyak akan tetap berombak sampai dengan rapat OPEC yang akan diselenggarakan pada di 27 November nanti.
Esok di hari kamis adalah perilisan dari laporan outlook energi dunia International yang akan membantu buat para investor membuka pandangannya di dalam pasar energi. Perubahan dalam perkiran bisa saja terjadi untuk mempengaruhi harga minyak.
Minyak Brent Ambles Melanjutkan Kerugiannya
No comments:
Post a Comment