Financeroll – Perdagangan bursa akomoditi minyak di Rabu (12/11) sore terpantau turun. Para pelaku pasar menunggu dari data bulanan OPEC yang akan dirlis esok hari.
Di ICE Futures Exchange di London, minyak Brent untuk pengiriman Januari turun sebanyak 1% sentuh level intraday $81.56 per barel, sebelum memulihkan perdagangan di level $81.67.
Dilaporkan dari hari sebelumnya, minyak Brent berjangka juga jatuh $81.27 per barel, level terendah sejak bulan Oktober 2010, disebabkan dari keprihatinan yang berkelanjutan permitaan yang melonjak namun harga lebih rendah.
Kekhawatiran atas melemahnya permintaan global dikombinasikan dengan indikasi bahwa produsen OPEC tidak akan memangkas output ketimbang harga dalam beberapa bulan terakhir. Menteri yang mengurusi perminyakan dari 12 anggota grup dijadwalkan untuk bertemu di Wina pada 27 November untuk membicarakan mengenai target produksi di tahun 2015.
Kemudian pada hari, OPEC diatur untuk merilis laporan bulanan Penawaran dan permintaan. Badan telah berulang kali memotong Prakiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak global dalam beberapa bulan terakhir.
Di tempat lain, di New York Mercantile Exchange, minyak mentah
untuk pengiriman di bulan Desember gudang 62 sen, atau 0,8%, untuk diperdagangkan pada $77.32 per barel.
NYMEX minyak mencapai $75.84 per barel pada 4 November, tingkat terendah sejak Oktober 2011. US minyak berjangka yang turun hampir 28% dari puncak hari $107,50 pada bulan Juni.
Minyak Brent Jatuh Jelang Data Bulanan
No comments:
Post a Comment