Financeroll – Perdagangan bursa komoditas logam mulia Selasa(16/12), harga emas dan perak masih terpantau tertekan dengan diperdagangkan lebih rendah akibat terjadinya kontraksi PMI Manufaktur Tiongkok di bulan Desember, ketika pasar akan dihadapkan dengan beragam peristiwa penting ekonomi dunia hari ini.
Jelang perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari diperdagangkan lebih rendah 0.87% di level $1.197.20 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak perdagangan di sesi Asia, harga emas terpantau menyentuh level $1.192.80 untuk sesi terendah harian dan level $1.199.80 untuk sesi tertinggi harian.
Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret juga terpantau alami penurunan sebesar 2.05% di level $16.223 per troy ounce, dimana terpantau menyentuh level $16.082 untuk sesi terendah harian dan level $16.273 untuk sesi tertinggi harian.
Di sesi Asia, harga logam terlihat mendapat tekanan untuk terus bergerak ke bawah ketika terjadinya pelemahan pada aktifitas manufaktur di wilayah Tiongkok. Berdasarkan laporan dari Markit telah menyatakan bahwa PMI Awal sektor manufaktur Tiongkok telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 49.5 di bulan Desember.
Pada sesi sebelumnya tekanan bagi harga logam juga terlihat ketika terjadinya pemulihan ekonomi di wilayah AS berdasarkan laporan The Fed tadi malam. The Fed mengatakan bahwa hasil industri AS telah mengalami kenaikan sebesar 1.3% di bulan November, dengan lampaui perkiraan pasar.
Hasil tersebut seketika memberikan dampak meningkatnya permintaan bagi dolar dan cenderung melemahkan harga logam, mengingat pergerakan harga emas cenderung berlawanan terhadap greenback. Membaiknya kondisi industri di wilayah AS tersebut juga memperkuat spekulasi bank sentral untuk segera lakukan pengetatan kebijakan tahun 2015 mendatang.
Para pelaku pasar pada hari ini juga akan dihadapkan dengan berbagai macam peristiwa ekonomi di wilayah Eropa dan Amerika. Di wilayah Inggris, serangkaian laporan akan segera dirilis meliputi hasil uji stress perusahaan perbankan oleh Bank Sentral Inggris, laporan inflasi, dan disertai dengan pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Inggris.
Di wilayah Eropa, pasar akan dihadapkan dengan laporan aktifitas manufaktur Jerman dan zona euro, sentiment ekonomi, dan disertai dengan laporan neraca perdagangan zona euro.
Sementara itu, di wilayah AS juga telah dijadwalkan beragam laporan ekonomi yang diawali dengan laporan pasar perumahan dan diakhiri dengan laporan aktifitas manufaktur.
Jelang Sesi Eropa, Harga Emas dan Perak Masih Terpantau Turun
No comments:
Post a Comment