Financeroll – Pergerakan IHSG pada Senin (19/1) diprediksi berada pada rentang support 5.130-5.138 dan resisten 5.155-5.206. Pola Bearish three inside down menjauhi area middle bollinger band (MBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) kembali melanjutkan penurunan setelah membentuk death cross dengan histogram negatif yang memanjang. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R berbalik bergerak turun.
Laju IHSG sempat melampaui tipis area target resisten (5.195-5.200) dan tidak mampu bertahan di area target support (5.165-5.179). Adanya sentimen positif dari penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, elpiji, bahkan semen tampaknya belum sepenuhnya direspons positif dan sinyal profit taking pun diperkirakan masih berlanjut.
Jika pelemahan masih berlanjut kemungkinan IHSG akan menutup utang gap 5.113-5.125 dulu. Tetap cermati potensi pelemahan lanjutan meskipun kami masih berharap adanya technical rebound.
Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain: Saham PT Blue Bird (BIRD) dalam kisaran support-resisten Rp 11.600-12.500. Shooting star dekati upper bollinger band (UBB). Volume beli naik diikuti peningkatan stochastic. Trading buy selama berada di atas Rp 12.025. Saham PT Summarecon Agung (SMRA) dalam kisaran support-resisten Rp 1.525-1.645. White marubozu sentuh Middle Bollinger Band (MBB). Target resisten Rp 1.600 tercapai. Moving Average Convergence-Divergence (MACD) mencoba membentuk golden cross diiringi peningkatan william’s %R. Akumulasi beli jika bertahan di atas Rp 1.560.
Menudian saham PT Bumi Serpong Damai (BSDE) dalam kisaran support-resisten Rp1.960-2.005. Double doji star bertahan di bawah UBB. Parabollic SAR bergerak naik dibarengi peningkatan MFI. Trading buy selama berada di atas Rp1.970. Saham PT Bank Pembangunan Jawa Timur (BJTM) dalam kisaran support-resisten Rp 485-520. Tweezers top di bawah UBB. Target Rp 530 gagal tercapai. Volume jual mulai meningkat diikuti penurunan william’s %R. Trading sell jika Rp 500 gagal bertahan.
Saham PT Lippo Cikarang (LPCK) dalam kisaran support-resisten Rp 10.150-10.450. Three inside up dekati Middle Bollinger Band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti peningkatan MFI. Akumulasi beli jika bertahan di atas Rp 10.200. Saham PT Ciputra Developemnt (CTRA), three inside up bertahan di atas Middle Bollinger Band (MBB). MFI bergerak naik diiringi peningkatan volatility. Trading buy selama berada di atas Rp 1.390.
Pada perdagangan Jumat (16/1), IHSG ditutup turun 40,333 poin (0,78%) ke posisi 5.148,379. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya 5.204 atau menguat 15,781 poin dan mencapai level terlemahnya 5.148,379 atau turun 40,333 poin. Laju IHSG mengakhiri pekan kemarin dengan pelemahan sehingga mengkonfirmasi terjadinya tren penurunan setelah berhasil menutup utang gap di level 5.194-5.206 di pekan sebelumnya. Harapan kami akan dapat terjadinya penguatan belum terlaksana seiring masih berlanjutnya aksi profit taking dan pelemahan sejumlah bursa saham Asia yang terimbas pelemahan bursa saham AS.
Sebelumnya kami sampaikan, adanya sentimen positif dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali mengakumulasi. Meski demikian, laju IHSG masih akan diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan penguatannya. Tetap cermati sentimen yang ada di tengah harapan terhadap berlanjutnya penguatan. Sentimen dari rilis rencana pemerintah untuk menurunkan harga BBM hingga semen tidak terlalu memberikan sentiment positif. Bahkan laju rupiah yang mengalami penguatan juga tidak direspons positif. Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp 620,14 miliar menjadi net sell Rp 333,54 miliar).
Setelah rilis penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi hingga harga semen, laju rupiah mampu berbalik positif seiring penilaian pelaku pasar nantinya imbas penurunan tersebut akan dapat membuat harga-harga sejumlah bahan pokok menurun sehingga inflasi dapat dikendalikan. [geng]
IHSG Diperkirakan Melemah, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan
No comments:
Post a Comment