Sunday, January 18, 2015

Senin Siang, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 12.603 / USD

Financeroll - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (19/1) pagi hingga siang, bergerak melemah sebesar 13 poin menjadi Rp 12.603 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.590 per dolar AS.  Pengaruh penguatan dolar AS di pasar global sepertinya masih terlalu kuat sehingga menutupi faktor positif dari dalam negeri yakni pemangkasan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi.


Penurunan harga BBM itu diperkirakan membuat laju inflasi menurun sehingga dapat menjadi sentimen positif bagi rupiah. Namun ekspektasi penurunan inflasi itu sejauh ini hanya mampu mengangkat performa di pasar surat utang negara (SUN) bertenor 10 tahun.  Hari ini (Senin, 19/1) tekanan rupiah terhadap dolar AS diperkirakan masih bertahan.


Sementara itu,  potensi penguatan mata uang rupiah masih ada, namun tetap perlu mewaspadai setiap sentimen negatif yang muncul.  Pasca rilis penurunan harga bahan bakar minyak subsidi hingga harga semen masih berpotensi untuk mendukung rupiah untuk berbalik positif.  Imbas penurunan tersebut akan dapat membuat harga-harga sejumlah bahan pokok menurun sehingga inflasi dapat dikendalikan.


Di sisi lain,  Bank Indonesia (BI)  yang mempertahankan tingkat suku bunga acauan (BI rate) di level 7,75% masih akan direspon positif seiring tidak terlalu reaktifnya BI menanggapi sentimen yang ada. [geng]



Senin Siang, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 12.603 / USD

No comments:

Post a Comment