Monday, January 5, 2015

Pre Opening: Diperkirakan Koreksi, IHSG Cenderung Melambat

Financeroll – Pada perdagangan Selasa (6/1) IHSG diperkirakan masih akan mengalami koreksi teknikal untuk test support MA5 dan bergerak di kisaran 5.200-5.250 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain:  CTRA, KLBF, SMRA, TBIG, dan TRAM.  Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2015 diperkirakan hanya mencapai 5,2%. Hal itu seiring pelemahan pertumbuhan investasi dan ekspor serta kebijakan Fed Rate di AS.


Pada perdagangan Senin (5/1) IHSG turun 23 poin (-0,43%) ke level 5.219.99 menyusul keluarnya data inflasi dan neraca perdagangan bulan November yang tercatat lebih buruk dari perkiraan semula, kembali melemahnya nilai tukar rupiah, serta turunnya sejumlah harga komoditas dikomandoi oleh turunnya harga minyak mendekati level USD 50 per barel.


Saham-saham yang menjadi pemberat bursa yaitu;  ASII, TLKM, BBRI, PGAS, dan BBNI di mana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 165,5 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing diantaranya:  TLKM, PGAS, BBNI, ADHI, dan UNVR.  Secara teknikal, indeks turun disertai volume dengan pola evening star dan terlihat mencoba test support MA5. Stochastic overbought sementara RSI dan MACD flat.


Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan awal pekan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Avg terkoreksi -1,86%, sementara indeks S&P500 melemah -1,83%.  Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini juga terkoreksi. Indeks Nikkei 225 (Jepang) turun -2,01%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) melemah -1,07%.


Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik +0,02% ke level USD 50,04 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,01% ke posisi USD 1.204,10 per troy ounce.  Sebelumnya, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,6%, dan kemudian direvisi menjadi 5,3%. Untuk tahun 2014 sendiri, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia diturunkan dari 5,2% menjadi 5,1%. [geng]



Pre Opening: Diperkirakan Koreksi, IHSG Cenderung Melambat

No comments:

Post a Comment