Friday, January 9, 2015

Rupiah Menguat ke Posisi Rp 12.639/USD

Financeroll - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (9/1)  pagi hingga siang  bergerak menguat 26 poin menjadi Rp 12.639 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.665 per dolar AS.  Sentimen dari naiknya cadangan devisa masih menjadi salah satu penopang mata uang rupiah terhadap dolar AS.


Selain itu, Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2014 meningkat USD 800 juta menjadi USD  111,9 miliar, dari USD  111,1 miliar pada November 2014.  Sentimen lainnya yang datang dari global juga cukup mendukung mata uang rupiah untuk melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS, hasil pertemuan bank sentral AS (Federal Reserve) pada Desember lalu mengindikasikan kenaikan suku bunga AS (Fed rate) tidak dilakukan dalam waktu dekat.  Federal reserve masih bersikap sabar dalam menaikan suku bunganya sehingga laju rupiah lebih baik.


Meskipun  laju rupiah bergerak naik,  pergerakan rupiah masih terbatas, tetap waspadai potensi pembalikan arah jika muncul sentimen baru yang dapat membuat rupiah tertekan.  Meningkatnya cadangan devisa itu salah satunya ditopang dari penempatan portofolio asing yang masih cukup baik di dalam negeri.


Masih tingginya portofolio asing mencerminkan persepsi positif investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia,.  Di sisi lain,  sebagian pelaku pasar uang juga masih mengambil kesempatan untuk melakukan ambil untung setelah dolar AS mengalami kenaikan cukup tinggi terhadap rupiah dalam beberapa hari terakhir. [geng]



Rupiah Menguat ke Posisi Rp 12.639/USD

No comments:

Post a Comment