Financeroll – Perdagangan valuta asing di hari Rabu(7/1), yen terpantau melemah terhadap dolar AS ketika permintaan greenback meningkat menjelang dirilisnya laporan kondisi pasar tenaga kerja AS dan hasil pertemuan kebijakan The Fed dini hari nanti.
Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, USDJPY menguat 0.33% di level 118.84 dimana pasangan ini terpantau menyentuh level 118.44 untuk sesi terendah harian dan level 119.17 untuk sesi tertinggi harian.
Pelemahan yang dialami oleh mata uang Jepang tersebut telah diakibatkan oleh meningkatnya permintaan bagi greenback ketika pasar tengah menanti dirilisnya serangkaian laporan ekonomi AS. Faktor utama meningkatnya permintaan bagi dolar AS tersebut telah dipengaruhi atas spekulasi bahwa The Fed akan menaikan tingkat suku bunga mereka di tahun 2015 ini.
Sementara itu, laporan swasta mengenai pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah AS juga telah berhasil mencuri perhatian pasar hari ini. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa ADP Nonfarm AS akan bertambah sebanyak 227.000 lapangan pekerjaan.
Seiring dengan perkiraan ekonom yang memperlihatkan bahwa akan terjadinya peningkatan hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tersebut, hal ini merupakan sebuah ancaman bagi yen untuk lanjutkan pelemahannya saat ini. Akan tetapi, apabila hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tumbuh melambat, maka ini merupakan sebuah kesempatan bagi yen untuk alami kenaikan.
Sedangkan apabila hasil pertemuan kebijakan The Fed nantinya bersifat “hawkish” maka ini merupakan ancaman lain yang akan mendorong yen alami penurunan lebih lanjut, begitu juga untuk sebaliknya, apabila hasil pertemuan kebijakan The Fed bersifat “dovish” maka ini merupakan peluang bagi yen untuk alami rebound dengan bergerak ke atas.
Yen Semakin Melemah Terhadap Dolar AS
No comments:
Post a Comment