Showing posts with label Australia. Show all posts
Showing posts with label Australia. Show all posts

Monday, January 19, 2015

AUD Masih Cenderung Melemah

Financeroll – Perdagangan mata uang Aussie terhadap dolar masih cenderung melemah, Selasa (20/1) didorong juga dari data Tiongkok yang akan merilis data GDP nya.


AUDUSD melemah -0.18% ke level 0.8196, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8186 dan ke level resisten 0.8214.


Untuk perdagangan fundamental hari ini akan dirilis dari berbagai kawasan, pukul 09:00am akan dirilis GDP Tiongkok yang diproyeksikan akan mengalami penurunan dari bulan sebelumnya. Sedangkan dari Eropa, 5.00pm akan dirilis indeks ZEW Economic Sentiment Jerman yang diprediksi akan menguat.



AUD Masih Cenderung Melemah

Sunday, January 18, 2015

AUD Belum Pulih Dari Dolar AS

Financeroll – Penutupan wall street AS kembali pulih setelah anjok di hari sebelumnya. Dari data inflasi yang dirilis secara bulanan dari Melbourne Institute, terlihat mengalami penurunan menjadi 0.0% dari bulan sebelumnya 0.1%.


AUDUSD melemah -0.01% ke level 0.8227. Pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8221 dan ke level resisten 0.8232.


Pada data fundamental Australia, nanti pada 7.30 pm waktu setempat akan dilaporkan data New Motor Vehicle Sales yang diproyeksikan akan mengalami penurunan. Maka dari itu AUD masih akan kembali tertekan.



AUD Belum Pulih Dari Dolar AS

Wednesday, January 14, 2015

Swiss Franc Mengendur Terhadap Dolar AS

Financeroll – Di tengah sepinya rilisan ekonomi di Swiss hari ini, Rabu (14/1), pasar berfokus pada ritel sales AS nanti malam.


USDCHF menguat 0.28% ke level 1.0229


Pada awal sesi Asia, komoditi juga semakin terjun bebas, penutupan wall street AS terpantau melemah. Pasar akan menunggu jelang datangnya data ritel sales AS yang akan dilaporkan 8.30am. Ritel Sales di bulan Desember diproyeksikan akan mengalami penurunan. Pasar memperkirakan 0.2% dari bulan sebelumnya 0.7%. Selain itu core retail sales juga akan mengalami penurunan, perkiraan pasar 0.1% dari bulan sebelumnya 0.5%.


 


 



Swiss Franc Mengendur Terhadap Dolar AS

Tuesday, January 13, 2015

USDCHF Bullish

Financeroll – Dolar masih menguat terhadap Swiss Franc, Selasa (13/1).


USDCHF menguat 0.30% ke level 1.0180, pair ini berkonsolidasi ke level support 1.0127 dan ke level resisten 1.0187.


Dipicu dari Tiongkok, ekspor naik 9,9% di bulan Desember, sementara impor jatuh 2,3%.



USDCHF Bullish

Sunday, January 11, 2015

ANZ: Jumlah Iklan Lowongan Pekerjaan di Australia Naik

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(12/1), menunjukkan bahwa jumlah iklan lowongan pekerjaan di wilayah Australia telah alami kenaikan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh ANZ telah menyatakan bahwa jumlah iklan lowongan pekerjaan Australia telah alami kenaikan sebesar 1.8% di bulan Desember, setelah alami kenaikan sebesar 0.7% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.16% di level 0.8216.



ANZ: Jumlah Iklan Lowongan Pekerjaan di Australia Naik

Pinjaman Kredit Rumah di Australia Menurun

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(12/1), menunjukkan bahwa pinjaman kredit rumah di wilayah Australia telah alami penurunan di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia menyatakan bahwa pinjaman kredit rumah Australia alami penurunan sebesar 0.7% di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa pinjaman kredit rumah di wilayah Australia akan alami kenaikan sebesar 1.8% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.16% di level 0.8216.



Pinjaman Kredit Rumah di Australia Menurun

Monday, January 5, 2015

Defisit Neraca Perdagangan Australia Menyempit

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(6/1), menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan Australia telah menyempit di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia telah menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan Australia telah menyempit, yang disesuaikan secara musiman menjadi -0.93B di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa defisit neraca perdagangan Australia akan meluas, yang disesuaikan secara musiman menjadi -1.59B di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.33% di level 0.8111.



Defisit Neraca Perdagangan Australia Menyempit

Tuesday, December 30, 2014

AUD Menguat Sejenak Dari Dolar AS

Financeroll – Bursa perdagangan kurs valuta asing Aussie terhadap dolar terpantau menguat, Rabu (31/12) dari laporan consumer confidence AS yang turun dari perkiraan.


AUDUSD menguat 0.67% ke level 0.8186, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8122 rendah dan ke level resisten 0.8204 tinggi.


Kemarin dari data indeks keyakinan konsumen AS pasar mengharapkan rilis yang sangat baik untuk Desember. Namun menurun ke 92.6 dari 91.0, sedangkan pasar memperkirakan di di level 94.6.


Untuk data fundamental ekonomi pada 08.45 pm indeks HSBC Manufacturing PMI China di bulan Desember yang diproyeksikan stabil, sedangkan dari data AS 8.30 am akan dirilis data Jobless Claims per 27 Desember di perkirakan bertambah, dan pada 9.45 am indeks Chicago PMI AS Desember juga diperkirakan akan menurun tipis, dan Jam 10.00 am indeks Pending Home Sales AS bulan Nopember 2014 juga diperkirakan menguat.


 



AUD Menguat Sejenak Dari Dolar AS

Sunday, December 28, 2014

Aussie Lanjut Bearish

Financeroll – Pergerakan valuta asing Aussie terhadap dolar di akhir pekan penghujung tahun, Senin (29/12) masih terpantau bearish.


AUDUSD melemah -0.11% ke level 0.8116, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8111 rendah dan ke level resisten 0.8126 tinggi.


Pasangan mata uang ini masih akan berada pada volatilitas bearish, kurs terlihat untuk terdepresiasi lebih lanjut ketika penghujung tahun dan ada spekulasi adanya pemnagkasan suku bunga dari RBA, sementara The Federal Reserves tetap di jalur untuk kenaikan suku bunga di pertengahan tahun 2015.



Aussie Lanjut Bearish

Sunday, December 21, 2014

Aussie Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Financeroll – Tekanan dolar terhadap Aussie masih dominan di awal pekan, Senin (22/12), melanjutkan pelemahan dari sebelumnya dan belum bisa terkerek naik.


AUDUSD melemah 0.01% ke level 0.8147, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8118 rendah dan di level resisten 0.8204 tinggi. Dari data indeks Westpac-Melbourne Institute perekonomian Australia sendiri masih bergerak perlahan hingga pertengahan tahun depan, Asutralia dalam laju perlambatan menurut Wespac MI tingkat GDP berada di 2.7 persen turun daripada bulan sebelumnya yang berada pada 3.2 persen.


Selain itu spekulasi Bank Sentral Australia yang akan memangkas suku bunganya di awal tahun depan, juga memberikan sinyal buruk kepada Aussie. Pertumbuhan PDB saat ini berada di tren menurun, seperti diketahui suku bunga RBA masih di level 2,5%.



Aussie Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Tuesday, December 16, 2014

Index Gabungan Australia Turun di Bulan November

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Rabu(17/12), menunjukkan bahwa index gabungan pada sembilan ekonomi indikator Australia telah alami penurunan di bulan November.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Melboune Institute menyatakan bahwa index leading Australia telah alami penurunan sebesar 0.1% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD melemah 0.04% di level 0.8216.



Index Gabungan Australia Turun di Bulan November

Monday, December 15, 2014

RBA: Pasar Keuangan Akomodatif Menyertai Ekonomi Australia Tahun Depan

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(16/12), Bank Sentral Australia mengatakan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2015 mendatang hanya akan mengalami sedikit perubahan dan disertai dengan pasar keuangan yang akomodatif.


Bank Sentral Australia juga menyatakan bahwa pertumbuhan domestik bruto diperkirakan akan berada di bawah tren “over” pada periode tahun 2014-2015, dan untuk tahun 2015-2016 pertumbuhan domestik bruto akan terus lanjutkan kenaikan.


Sedangkan pasar perumahan diperkirakan akan terus alami peningkatan, meski pada pasar tenaga kerja cenderung melemah baik untuk tingkat konsumsi konsumen dan kepercayaan konsumen.


Sementara itu, Bank Sentral Australia terlihat konsisten terhadap target pertumbuhan inflasi mereka, dimana bank sentral menarget inflasi sebesar 2% hingga 3%.



RBA: Pasar Keuangan Akomodatif Menyertai Ekonomi Australia Tahun Depan

Sunday, December 14, 2014

Surplus Neraca Perdagangan Korea Selatan Direvisi Turun

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(15/12), menunjukkan bahwa surplus neraca perdagangan Korea Selatan telah alami penyempitan di bulan November.


Surplus neraca perdagangan Korea Selatan telah direvisi dengan alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 5.514B. Pada sektor impor Korea Selatan direvisi turun menjadi $46.892B, sedangkan untuk sektor ekspor Korea Selatan direvisi turun menjadi $41.378B.



Surplus Neraca Perdagangan Korea Selatan Direvisi Turun

Penjualan Kendaraan Bermotor Australia Alami Penurunan

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Senin(15/12), menunjukkan bahwa penjualan kendaraan bermotor di wilayah Australia telah alami penurunan pada bulan lalu.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Australia menyatakan bahwa penjualan kendaraan bermotor baru di wilayah Australia telah mengalami penurunan sebesar 0.6% pada bulan lalu.


Pasca dirilisnya datat tersebut, pasangan AUDUSD melemah 0.34% di level 0.8218.



Penjualan Kendaraan Bermotor Australia Alami Penurunan

Wednesday, December 10, 2014

Dolar AS Melemah Sejenak Dari Swiss Franc

Financeroll – Pergerakan valuta asing dolar terhadap swiss franc terpantau melemah, Rabu (10/12) USDCHF melemah -0.10% ke level 0.9704, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.9654 rendah dan di level resisten 0.9778 tinggi.


Trennya pada dolar terhadap Swis Franc memang terpantau naik namun pada pergerakannya masih terpantau melemah, Selain itu dolar Aussie juga turun setelah laporan indeks harga konsumen Australia yang turun, dan indeks CPI Tiongkok secara tahunan naik 1.4 persen pada bulan November dibandingkan dengan tahun lalu. Para pelaku pasar memproyeksikan CPI Tiongkok bisa capai 1.6 persen.



Dolar AS Melemah Sejenak Dari Swiss Franc

Tuesday, December 9, 2014

Sentimen Konsumen Australia Alami Penurunan

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Rabu(10/12), menunjukkan bahwa sentiment konsumen di wilayah Australia telah mengalami penurunan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Westpac Banking Corporation menyatakan bahwa sentiment konsumen Australia mengalami penurunan sebesar 5.7% di bulan Desember, setelah alami kenaikan sebesar 1.9% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.09% di level 0.8302.



Sentimen Konsumen Australia Alami Penurunan

Sunday, December 7, 2014

Australia: Perbankan Diminta Tambah Modal

Financeroll – Pemerintah Australia meminta perbankan memperkuat permodalan ke level yang kokok dan meyakinkan. Ini merupakan rekomendasi pemerintah pada perbankan Asutralia pertama kalinya sejak tahun 1997 silam.


Permintaan pemerintah tersebut berdasarkan hasil evaluasi industri keuangan yang dipimpin David Murray, mantan pimpinan Commonwealth Bank of Australia.


Menteri Keuangan Australia Joe Hockey ingin, permodalan perbankan Australia ada di posisi teratas dibanding bank-bank kompetitor global lainnya. Pemerintah mencatat, pada akhir 2013 lalu, permodalan bank global yang dianggap aman, memiliki rasio modal 12,2% dari aset (Tier 1). Sedangkan empat bank terbesar Australia masih di kisaran 10%-11,6%.


Selain memperkuat permodalan sampai di level tak diragukan, Murray juga merekomendasikan perbankan menaikkan bantalan modal untuk menjaga dari kerugian potensial kredit pemilikan rumah (KPR).


Nantinya, catatan evaluasi pemerintah Australia berisi 44 rekomendasi pada industri perbankan setempat, akan didiskusikan pada sektor industri dan konsumer. Harapannya, sudah ada keputusan dari regulator dan pelaku industri pada Januari 2015 mendatang.


Empat bank teratas Australia, Commonwealth, Australia & New Zealand Banking Corp (ANZ), National Australia Bank Ltd, dan Westpac Banking Corp akan menyedot perhatian utama. UBS AG, September lalu menghitung, empat bank tersebut membutuhkan tambahan modal sampai A$ 68,7 miliar (US$ 57 miliar).


Kisaran modal tambahan tersebut nilainya empat kali lebih besar ketimbang yang dilakukan keempatnya ketika krisis keuangan 2008-2009. Sedangkan analis CIMB Group Holdings Bhd memperkirakan, kebutuhan dana empat bank terbesar itu antara A$ 25 miliar – A$ 30 miliar.



Australia: Perbankan Diminta Tambah Modal

Indeks Saham Australia Dibuka Positif

Financeroll – Indeks saham Australia diperdagangkan lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Senin dini hari, dengan S & P / ASX 200 XJO naik 0,8% karena saham-saham perusahan keuangan dan penerbangan rally positif.


Saham perbankan utama memberikan dukungan kuat bagi pasar ekuitas setelah dirilisnya sebuah laporan pemerintah yang ditunggu-tunggu pada minggu kemaren. Kenaikan ini disokong oleh Commonwealth Bank of Australia CBA, CBAUF, naik 0,22%. Hal ini menandakan bahwa pemberi pinjaman kategori besar sedang membutuhkan lebih banyak modal


Industries SE JHX naik 2,9%, sementara kontraktor Leighton Holdings Ltd LEI naik 2.83% dan perusahaan ritel terbesar, Wesfarmers Ltd meningkat sebesar 1,9%. Tetapi saham pertambangan sebagian besar melemah setelah keuntungan terhadap dolar AS atas data ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan pada Jumat memukul pasar komoditas. BHP Billiton Ltd BHP kehilangan 0,7%, meskipun Rio Tinto Ltd RIO berhasil meraih 0,4% pada pembukaan, sedangkan di antara pemain bijih besi, Fortescue Metals Group Ltd FMG kehilangan 1,1%, Arrium Ltd ARI turun 1,6%, dan Atlas Iron Ltd.



Indeks Saham Australia Dibuka Positif

Thursday, December 4, 2014

Aussie Menguat Sejenak

Financeroll – Perdagangan Aussie terhadap dolar mendekati akhir minggu terpantau rebound, Jumat (5/12).


AUDUSD menguat % ke level 0.8386, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8376 rendah dan level resisten 0.8391 tinggi.


Aussie sepertinya bakan kembali berasih kembali pasca ECB telah memutuskan pada neraca mereka dan memutuskan untuk membuat QE. Selain itu, klaim pengangguran AS dirilis Departemen Tenaga Kerja AS telah menurun 17.000 disesuaikan secara musiman menjadi 297.000 pada 29 November.



Aussie Menguat Sejenak

Wednesday, December 3, 2014

Neraca Perdagangan Australia Defisit

Financeroll – Neraca perdagangan Australia berayun ke defisit, mencerminkan jatuhnya harga komoditas utama, terutama bijih besi. Kamis (4/12).


Defisit menyusut ke $1,3 milyar dari $2,2 milyar pada bulan September, perkiraan pasar juga turun $1,8 miliar. Ekspor naik 2% di bulan Oktober dari bulan September, sementara impor jatuh dengan angka yang sama.


Volume komoditi ekspor telah meningkat tajam mengikuti satu dekade investasi di tambang dan prasarana pelabuhan, pemulihan yang lebih luas telah mengembalikan penguatan dolar Australia meskipun perdagangan turun empat tahun melawan mata uang AS



Neraca Perdagangan Australia Defisit