Showing posts with label Berita Ekonomi Internasional. Show all posts
Showing posts with label Berita Ekonomi Internasional. Show all posts

Monday, January 19, 2015

JPY Belum Pulih Dari Dolar AS


Financeroll – Pergerakan yen masih melemah terhadap dolar AS, didorong dari penutupan wall street yang kembali pulih dari sebelumnya.


USDJPY menguat 0.15% ke level 117.77, pair ini berkonsoliasi ke level support 117.57 dan ke level resisten 117.83.


Pasar sedang berfokus pada laporan GDP kuartal keempat Tiongkok, ekonom memperkirakan 7,2% turun pada kuartal sebelumnya 7,3%. Selain itu, penjualan ritel juga berada di level 11.7% secara tahunana di bulan Desember, tidak berubah dari bulan November dan produksi industri naik 7,4% pada Desember naik dari bulan November yang hanya 7,2%.



JPY Belum Pulih Dari Dolar AS

AUD Masih Cenderung Melemah

Financeroll – Perdagangan mata uang Aussie terhadap dolar masih cenderung melemah, Selasa (20/1) didorong juga dari data Tiongkok yang akan merilis data GDP nya.


AUDUSD melemah -0.18% ke level 0.8196, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8186 dan ke level resisten 0.8214.


Untuk perdagangan fundamental hari ini akan dirilis dari berbagai kawasan, pukul 09:00am akan dirilis GDP Tiongkok yang diproyeksikan akan mengalami penurunan dari bulan sebelumnya. Sedangkan dari Eropa, 5.00pm akan dirilis indeks ZEW Economic Sentiment Jerman yang diprediksi akan menguat.



AUD Masih Cenderung Melemah

Sunday, January 18, 2015

JPY Masih Bearish

Financeroll – Perdagangan mata uang yen masih akan kembali tergerus di awal pekan, Senin (19/1)


Investor yang menunggu dari data revised industrial production yang akan dilaporkan 11.30pm untuk laporan bulan November, sedangkan dari bulan sebelumnya indeks mengalami minus 0.6%, kemudian pada 12.00pm nanti survei consumer confidence diproyeksikan akan mengalami penambahan di Jepang. Pada bulan November, indeks consemer confidence jatuh 1.2 poin ke 37.7 secara musiman disesuaikan, drop secara bulanan dan sempat terendah sejak 37,0 pada bulan April.


USDJPY menguat 0.09% ke level 117.58, pair ini berkonsolidasi ke level support 117.37 dan ke level resisten 117.62



JPY Masih Bearish

AUD Belum Pulih Dari Dolar AS

Financeroll – Penutupan wall street AS kembali pulih setelah anjok di hari sebelumnya. Dari data inflasi yang dirilis secara bulanan dari Melbourne Institute, terlihat mengalami penurunan menjadi 0.0% dari bulan sebelumnya 0.1%.


AUDUSD melemah -0.01% ke level 0.8227. Pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8221 dan ke level resisten 0.8232.


Pada data fundamental Australia, nanti pada 7.30 pm waktu setempat akan dilaporkan data New Motor Vehicle Sales yang diproyeksikan akan mengalami penurunan. Maka dari itu AUD masih akan kembali tertekan.



AUD Belum Pulih Dari Dolar AS

Wednesday, January 14, 2015

Swiss Franc Mengendur Terhadap Dolar AS

Financeroll – Di tengah sepinya rilisan ekonomi di Swiss hari ini, Rabu (14/1), pasar berfokus pada ritel sales AS nanti malam.


USDCHF menguat 0.28% ke level 1.0229


Pada awal sesi Asia, komoditi juga semakin terjun bebas, penutupan wall street AS terpantau melemah. Pasar akan menunggu jelang datangnya data ritel sales AS yang akan dilaporkan 8.30am. Ritel Sales di bulan Desember diproyeksikan akan mengalami penurunan. Pasar memperkirakan 0.2% dari bulan sebelumnya 0.7%. Selain itu core retail sales juga akan mengalami penurunan, perkiraan pasar 0.1% dari bulan sebelumnya 0.5%.


 


 



Swiss Franc Mengendur Terhadap Dolar AS

Sunday, January 11, 2015

ANZ: Jumlah Iklan Lowongan Pekerjaan di Australia Naik

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(12/1), menunjukkan bahwa jumlah iklan lowongan pekerjaan di wilayah Australia telah alami kenaikan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh ANZ telah menyatakan bahwa jumlah iklan lowongan pekerjaan Australia telah alami kenaikan sebesar 1.8% di bulan Desember, setelah alami kenaikan sebesar 0.7% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.16% di level 0.8216.



ANZ: Jumlah Iklan Lowongan Pekerjaan di Australia Naik

Pinjaman Kredit Rumah di Australia Menurun

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(12/1), menunjukkan bahwa pinjaman kredit rumah di wilayah Australia telah alami penurunan di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia menyatakan bahwa pinjaman kredit rumah Australia alami penurunan sebesar 0.7% di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa pinjaman kredit rumah di wilayah Australia akan alami kenaikan sebesar 1.8% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.16% di level 0.8216.



Pinjaman Kredit Rumah di Australia Menurun

Thursday, January 8, 2015

Index Gabungan Jepang Turun di Bulan November

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(9/1), menunjukkan bahwa index gabungan pada 11 indikator ekonomi Jepang telah alami penurunan di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Kantor Kabinet telah menyatakan bahwa index utama Jepang telah alami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 103.8% di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa index utama Jepang akan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 104.9% di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY melemah 0.30% di level 119.29.



Index Gabungan Jepang Turun di Bulan November

Inflasi Produsen Tiongkok Turun di Bulan Desember

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(9/1), menunjukkan bahwa inflasi produsen Tiongkok telah alami penurunan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional telah menyatakan bahwa inflasi produsen Tiongkok dalam basis tahunan, telah alami penurunan sebesar 1.9% di bulan Desember, dengan survei yang dilakukan ekonom telah memperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 3.1% di bulan Desember.


Sedangkan dalam basis bulanan, inflasi produsen Tiongkok alami penurunan sebesar 0.6% di bulan Desember.



Inflasi Produsen Tiongkok Turun di Bulan Desember

Inflasi Konsumen Tiongkok Naik di Bulan Desember

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(9/1), menunjukkan bahwa inflasi konsumen Tiongkok telah alami kenaikan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional telah menyatakan bahwa inflasi konsumen Tiongkok dalam tingkat tahunan telah alami kenaikan sebesar 1.5% di bulan Desember.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa inflasi konsumen Tiongkok akan mengalami kenaikan sebesar 1.5% di bulan Desember.


Sedangkan dalam basis bulanan, inflasi konsumen Tiongkok telah alami kenaikan sebesar 0.3% di bulan Desember. Sementara itu, pada inflasi harga pangan dalam basis tahunan, telah alami kenaikan sebesar 2.9% di bulan Desember dan untuk inflasi harga diluar pangan telah alami kenaikan sebesar 0.8% di bulan Desember.



Inflasi Konsumen Tiongkok Naik di Bulan Desember

Monday, January 5, 2015

Defisit Neraca Perdagangan Australia Menyempit

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(6/1), menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan Australia telah menyempit di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia telah menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan Australia telah menyempit, yang disesuaikan secara musiman menjadi -0.93B di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa defisit neraca perdagangan Australia akan meluas, yang disesuaikan secara musiman menjadi -1.59B di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan AUDUSD menguat 0.33% di level 0.8111.



Defisit Neraca Perdagangan Australia Menyempit

Basis Moneter Jepang Naik di Bulan Desember

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(6/1), menunjukkan bahwa basis moneter Jepang telah alami kenaikan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Bank Sentral Jepang telah menyatakan bahwa basis moneter Jepang telah alami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 38.2% di bulan Desember.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa basis moneter Jepang alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman sebanyak 34.3% di bulan Desember.


Pasca dirilisnya data tersebut, USDJPY melemah 0.16% di level 119.44.



Basis Moneter Jepang Naik di Bulan Desember

Tuesday, December 30, 2014

AUD Menguat Sejenak Dari Dolar AS

Financeroll – Bursa perdagangan kurs valuta asing Aussie terhadap dolar terpantau menguat, Rabu (31/12) dari laporan consumer confidence AS yang turun dari perkiraan.


AUDUSD menguat 0.67% ke level 0.8186, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8122 rendah dan ke level resisten 0.8204 tinggi.


Kemarin dari data indeks keyakinan konsumen AS pasar mengharapkan rilis yang sangat baik untuk Desember. Namun menurun ke 92.6 dari 91.0, sedangkan pasar memperkirakan di di level 94.6.


Untuk data fundamental ekonomi pada 08.45 pm indeks HSBC Manufacturing PMI China di bulan Desember yang diproyeksikan stabil, sedangkan dari data AS 8.30 am akan dirilis data Jobless Claims per 27 Desember di perkirakan bertambah, dan pada 9.45 am indeks Chicago PMI AS Desember juga diperkirakan akan menurun tipis, dan Jam 10.00 am indeks Pending Home Sales AS bulan Nopember 2014 juga diperkirakan menguat.


 



AUD Menguat Sejenak Dari Dolar AS

Monday, December 29, 2014

JPY Bullish

Financeroll – Pergerakan Dolar AS terhadap yen beringsut melemah, Selasa (30/12) pasca dari pemerintahan Jepang yang menyetujui pengeluaran stimulus senilai $29 milyar.


USDJPY melemah -0.02% ke level 120.63, pair ini berkonsolidasi ke level 120.58 rendah dan ke level resisten 120.69 tinggi.


Pekan lalu, pemerintah Jepang telah menyetujui pengeluaran stimulus senilai $29 milyar untuk membantu negara dan rumah tangga, dengan harapan mendorong GDP akan terkerek naik 0,7%.


Meskipun begitu, dolar tetap didukung setelah data akhir minggu lalu menunjukkan bahwa GDP AS naik 5.0% pada kuartal ketiga, melebihi harapan untuk tingkat pertumbuhan 4,3%. Dari data memicu lebih lanjut optimisme atas kekuatan pemulihan ekonomi AS dan menambahkan harapan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga tahun depan.



JPY Bullish

Sunday, December 28, 2014

USDJPY Menguat

Financeroll – Perdagangan mata uang valuta dolar terhadap Yen Jepang masih terpantau menguat, Senin (29/10).


USDJPY menguat 0.11% ke level 120.44, pair ini berkonsolidasi ke level support 120.34 rendah dan ke level resisten 120.46 tinggi.


Pada perdagangan yang tidak terlalu ramai pasca natal dan jelang tahun baru, banyak investor Eropa dan AS akan kembali di pasar setelah istirahat Natal.


Pasar mata uang tampaknya telah diperhitungkan dalam parlemen Yunani pada pemilihan Presiden baru hari ini, sehingga tidak mungkin untuk memicu penghindaran risiko utama dari Athena. Sebaliknya, investor akan melihat ke depan untuk rilis berikutnya US indikator, termasuk Indeks ISM pada hari Jumat nanti.



USDJPY Menguat

Aussie Lanjut Bearish

Financeroll – Pergerakan valuta asing Aussie terhadap dolar di akhir pekan penghujung tahun, Senin (29/12) masih terpantau bearish.


AUDUSD melemah -0.11% ke level 0.8116, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8111 rendah dan ke level resisten 0.8126 tinggi.


Pasangan mata uang ini masih akan berada pada volatilitas bearish, kurs terlihat untuk terdepresiasi lebih lanjut ketika penghujung tahun dan ada spekulasi adanya pemnagkasan suku bunga dari RBA, sementara The Federal Reserves tetap di jalur untuk kenaikan suku bunga di pertengahan tahun 2015.



Aussie Lanjut Bearish

Sunday, December 21, 2014

Aussie Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Financeroll – Tekanan dolar terhadap Aussie masih dominan di awal pekan, Senin (22/12), melanjutkan pelemahan dari sebelumnya dan belum bisa terkerek naik.


AUDUSD melemah 0.01% ke level 0.8147, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.8118 rendah dan di level resisten 0.8204 tinggi. Dari data indeks Westpac-Melbourne Institute perekonomian Australia sendiri masih bergerak perlahan hingga pertengahan tahun depan, Asutralia dalam laju perlambatan menurut Wespac MI tingkat GDP berada di 2.7 persen turun daripada bulan sebelumnya yang berada pada 3.2 persen.


Selain itu spekulasi Bank Sentral Australia yang akan memangkas suku bunganya di awal tahun depan, juga memberikan sinyal buruk kepada Aussie. Pertumbuhan PDB saat ini berada di tren menurun, seperti diketahui suku bunga RBA masih di level 2,5%.



Aussie Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Thursday, December 18, 2014

Aktifitas Industri Jepang Alami Penurunan

Financeroll – Sebuah  laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(19/12), menunjukkan bahwa aktifitas industri di wilayah Jepang telah alami penurunan di bulan Oktober.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh METI telah mengatakan bahwa aktifitas seluruh industri di wilayah Jepang telah alami penurunan sebesar 0.1% di bulan Oktober.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa aktifitas industri akan mengalami kenaikan sebesar 0.2% di bulan Oktober.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.37% di level $119.28.



Aktifitas Industri Jepang Alami Penurunan

BOJ: Tetap Pertahankan Kebijakan Moneter Sebelumnya

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(19/12), Bank Sentral Jepang telah menyatakan untuk tetap mempertahankan kebijakan moneternya, meski penurunan harga minyak dunia dapat mengancam upaya pertumbuhan tingkat inflasi mendekati 2%.


Dari 9 anggota pembuat kebijakan Bank Sentral Jepang, 8 orang telah memilih untuk tetap pertahankan kebijakan moneternya saat ini dengan program pembelian obligasi sebesar 80 triliun yen atau sebanyak $673 milyar.


Sejauh ini Bank Sentral Jepang telah melakukan pembelian aset dari pasar untuk membanjiri sektor perbankan dan ekonomi dengan uang tunai, dengan harapan bahwa hal tersebut mampu mengakhiri deflasi selama 15 tahun dan menstabilkan tingkat inflasi sebesar 2%.


Bank Sentral Jepang merasa optimis bahwa secara keseluruhan ekonomi akan membaik dimana pemulihan ekonomi telah berlanjut dengan melaju “moderately”. Selain itu, bank sentral juga menegaskan bahwa dampak penurunan pada permintaan telah berkurang saat ini, semenjak diberlakukannya kenaikan pajak penjualan di wilayah Jepang.


Para pelaku pasar kini tengah memperhatikan bagaimana BOJ menanggapi penurunan harga minyak dunia sejak bank sentral melakukan perluasan pada laju program pembelian obligasi mereka.


Dalam menanggapi penurunan tersebut, tampak terlihat bahwa bank sentral sangat konsisten terhadap target inflasi mereka, karena rendahnya harga minyak mentah tentu akan menurunkan kerapuhan perkiraan inflasi Jepang.



BOJ: Tetap Pertahankan Kebijakan Moneter Sebelumnya

Tuesday, December 16, 2014

Defisit Neraca Perdagangan Jepang Menyempit

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Rabu(17/12), menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan Jepang telah alami penyempitan di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi dari Menteri Keuangan telah menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan telah menyempit, yang disesuaikan secara musiman menjadi -0.93T di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa defisit neraca perdagangan akan alami perluasan menjadi -1.00T di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.16% di level 116.61.



Defisit Neraca Perdagangan Jepang Menyempit