JPY Belum Pulih Dari Dolar AS
Monday, January 19, 2015
JPY Belum Pulih Dari Dolar AS
JPY Belum Pulih Dari Dolar AS
Sunday, January 18, 2015
JPY Masih Bearish
Financeroll – Perdagangan mata uang yen masih akan kembali tergerus di awal pekan, Senin (19/1)
Investor yang menunggu dari data revised industrial production yang akan dilaporkan 11.30pm untuk laporan bulan November, sedangkan dari bulan sebelumnya indeks mengalami minus 0.6%, kemudian pada 12.00pm nanti survei consumer confidence diproyeksikan akan mengalami penambahan di Jepang. Pada bulan November, indeks consemer confidence jatuh 1.2 poin ke 37.7 secara musiman disesuaikan, drop secara bulanan dan sempat terendah sejak 37,0 pada bulan April.
USDJPY menguat 0.09% ke level 117.58, pair ini berkonsolidasi ke level support 117.37 dan ke level resisten 117.62
JPY Masih Bearish
Thursday, January 8, 2015
Index Gabungan Jepang Turun di Bulan November
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(9/1), menunjukkan bahwa index gabungan pada 11 indikator ekonomi Jepang telah alami penurunan di bulan November.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Kantor Kabinet telah menyatakan bahwa index utama Jepang telah alami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 103.8% di bulan November.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa index utama Jepang akan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 104.9% di bulan November.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY melemah 0.30% di level 119.29.
Index Gabungan Jepang Turun di Bulan November
Monday, January 5, 2015
Basis Moneter Jepang Naik di Bulan Desember
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(6/1), menunjukkan bahwa basis moneter Jepang telah alami kenaikan di bulan Desember.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Bank Sentral Jepang telah menyatakan bahwa basis moneter Jepang telah alami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 38.2% di bulan Desember.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa basis moneter Jepang alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman sebanyak 34.3% di bulan Desember.
Pasca dirilisnya data tersebut, USDJPY melemah 0.16% di level 119.44.
Basis Moneter Jepang Naik di Bulan Desember
Monday, December 29, 2014
JPY Bullish
Financeroll – Pergerakan Dolar AS terhadap yen beringsut melemah, Selasa (30/12) pasca dari pemerintahan Jepang yang menyetujui pengeluaran stimulus senilai $29 milyar.
USDJPY melemah -0.02% ke level 120.63, pair ini berkonsolidasi ke level 120.58 rendah dan ke level resisten 120.69 tinggi.
Pekan lalu, pemerintah Jepang telah menyetujui pengeluaran stimulus senilai $29 milyar untuk membantu negara dan rumah tangga, dengan harapan mendorong GDP akan terkerek naik 0,7%.
Meskipun begitu, dolar tetap didukung setelah data akhir minggu lalu menunjukkan bahwa GDP AS naik 5.0% pada kuartal ketiga, melebihi harapan untuk tingkat pertumbuhan 4,3%. Dari data memicu lebih lanjut optimisme atas kekuatan pemulihan ekonomi AS dan menambahkan harapan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga tahun depan.
JPY Bullish
Sunday, December 28, 2014
USDJPY Menguat
Financeroll – Perdagangan mata uang valuta dolar terhadap Yen Jepang masih terpantau menguat, Senin (29/10).
USDJPY menguat 0.11% ke level 120.44, pair ini berkonsolidasi ke level support 120.34 rendah dan ke level resisten 120.46 tinggi.
Pada perdagangan yang tidak terlalu ramai pasca natal dan jelang tahun baru, banyak investor Eropa dan AS akan kembali di pasar setelah istirahat Natal.
Pasar mata uang tampaknya telah diperhitungkan dalam parlemen Yunani pada pemilihan Presiden baru hari ini, sehingga tidak mungkin untuk memicu penghindaran risiko utama dari Athena. Sebaliknya, investor akan melihat ke depan untuk rilis berikutnya US indikator, termasuk Indeks ISM pada hari Jumat nanti.
USDJPY Menguat
Thursday, December 18, 2014
Aktifitas Industri Jepang Alami Penurunan
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(19/12), menunjukkan bahwa aktifitas industri di wilayah Jepang telah alami penurunan di bulan Oktober.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh METI telah mengatakan bahwa aktifitas seluruh industri di wilayah Jepang telah alami penurunan sebesar 0.1% di bulan Oktober.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa aktifitas industri akan mengalami kenaikan sebesar 0.2% di bulan Oktober.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.37% di level $119.28.
Aktifitas Industri Jepang Alami Penurunan
BOJ: Tetap Pertahankan Kebijakan Moneter Sebelumnya
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(19/12), Bank Sentral Jepang telah menyatakan untuk tetap mempertahankan kebijakan moneternya, meski penurunan harga minyak dunia dapat mengancam upaya pertumbuhan tingkat inflasi mendekati 2%.
Dari 9 anggota pembuat kebijakan Bank Sentral Jepang, 8 orang telah memilih untuk tetap pertahankan kebijakan moneternya saat ini dengan program pembelian obligasi sebesar 80 triliun yen atau sebanyak $673 milyar.
Sejauh ini Bank Sentral Jepang telah melakukan pembelian aset dari pasar untuk membanjiri sektor perbankan dan ekonomi dengan uang tunai, dengan harapan bahwa hal tersebut mampu mengakhiri deflasi selama 15 tahun dan menstabilkan tingkat inflasi sebesar 2%.
Bank Sentral Jepang merasa optimis bahwa secara keseluruhan ekonomi akan membaik dimana pemulihan ekonomi telah berlanjut dengan melaju “moderately”. Selain itu, bank sentral juga menegaskan bahwa dampak penurunan pada permintaan telah berkurang saat ini, semenjak diberlakukannya kenaikan pajak penjualan di wilayah Jepang.
Para pelaku pasar kini tengah memperhatikan bagaimana BOJ menanggapi penurunan harga minyak dunia sejak bank sentral melakukan perluasan pada laju program pembelian obligasi mereka.
Dalam menanggapi penurunan tersebut, tampak terlihat bahwa bank sentral sangat konsisten terhadap target inflasi mereka, karena rendahnya harga minyak mentah tentu akan menurunkan kerapuhan perkiraan inflasi Jepang.
BOJ: Tetap Pertahankan Kebijakan Moneter Sebelumnya
Tuesday, December 16, 2014
Defisit Neraca Perdagangan Jepang Menyempit
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Rabu(17/12), menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan Jepang telah alami penyempitan di bulan November.
Berdasarkan laporan resmi dari Menteri Keuangan telah menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan telah menyempit, yang disesuaikan secara musiman menjadi -0.93T di bulan November.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa defisit neraca perdagangan akan alami perluasan menjadi -1.00T di bulan November.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.16% di level 116.61.
Defisit Neraca Perdagangan Jepang Menyempit
Monday, December 15, 2014
PMI Manufaktur Jepang
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Selasa(16/12), menunjukkan bahwa aktifitas manufaktur wilayah Jepang telah alami kenaikan di bulan Desember.
Berdasarkan laporan dari Markit telah menyatakan bahwa PMI Awal sektor manufaktur Jepang telah mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 52.1 di bulan Desember.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa PMI Awal sektor manufaktur Jepang akan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 52.3 di bulan Desember.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.06% di level 117.89.
PMI Manufaktur Jepang
Sunday, December 14, 2014
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis Senin(15/12), menunjukkan bahwa index non-manufaktur Tankan di Jepang mengalami kenaikan di kuartal empat dengan lampaui perkiraan pasar.
Bank Sentral Jepang menyatakan bahwa bahwa index non-Manfaktur Tankan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 16 di bulan Juni, dari 13 di kuartal empat.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa index non-Manufaktur Tankan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 14 di kuartal empat.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USD/JPY melemah 0.55% di level 118.13.
Sunday, December 7, 2014
Pinjaman Warga Jepang Meningkat
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Senin(8/12), menunjukkan bahwa pinjaman kredit yang diajukan oleh konsumen Jepang kepada bank telah alami kenaikan di bulan November.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Bank Sentral Jepang telah menunjukkan bahwa pinjaman di tingkat konsumen Jepang telah alami kenaikan sebesar 2.7% di bulan November.
Sementara itu, pada bulan lalu untuk pinjaman di tingkat konsumen Jepang telah alami kenaikan sebesar 2.4% di bulan Oktober.
Pinjaman Warga Jepang Meningkat
Transaksi Berjalan Jepang Meluas di Bulan Oktober
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Senin(8/12), menunjukkan bahwa transaksi berjalan di wilayah Jepang telah meluas di bulan Oktober.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Menteri Keuangan Jepang menyatakan bahwa surplus transaksi berjalan di wilayah Jepang telah meluas, yang disesuaikan secara musiman menjadi 0.95T di bulan Oktober, dari 0.41T di bulan September.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa transaksi berjalan di wilayah Jepang akan meluas menjadi 0.46T di bulan Oktober.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.12% di level 121.59.
Transaksi Berjalan Jepang Meluas di Bulan Oktober
PDB Jepang Turun di Kuartal Tiga
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(8/12), menunjukkan bahwa pertumbuhan domestik bruto di wilayah Jepang telah alami penurunan di kuartal tiga.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Kantor Kabinet telah menyatakan bahwa pertumbuhan domestik bruto Jepang telah alami penurunan sebesar 0.5% di kuartal tiga.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa PDB Jepang akan mengalami penurunan sebesar 0.1% di kuartal tiga.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.17% di level 121.65.
PDB Jepang Turun di Kuartal Tiga
Thursday, December 4, 2014
Yen Menguat Terhadap dolar AS
Financeroll – Perdagangan kurs valuta asing mata uang dolar AS terhadap yen terpantau melemah, Jumat (5/12) pasca pertemuan ECB yang tetap mempertahankan tingkat suku bunga tanpa perubahan pada level rendah.
USDJPY melemah -0.02% ke level 119.77, pair ini berkonsolidasi ke level 119.76 rendah dan level resisten 119.86 tinggi.
ECB pada laporannya akan menilai kembali keberhasilan program-program stimulus yang ada dan dampak dari harga minyak yang lemah pada ekonomi kawasan euro di awal tahun depan.
Bank mengharapkan ekonomi zona euro untuk tumbuh dengan hanya 0,8% tahun ini, 1,0% pada tahun 2015 dan 1,5% pada tahun 2016. Hal itu memotong inflasi dengan perkiraan tahun ini hanya 0,5% dari 0,6% dan 0,7% pada tahun 2015 dari sebelumnya 1,1%.
Yen Menguat Terhadap dolar AS
Monday, November 24, 2014
Yen Masih Bisa Anjlok Sampe Akhir Tahun
Financeroll – Yen masih anjlok hampir tujuh tahun terhadap dolar, Selasa (25/11). Dipicu dari Bank of Japan yang menambah stimulus moneternya membuat permintaan yang rendah terhadap aset haven bagi Jepang.
USDJPY menguat 0.12% ke level 118.41, berkonsolidasi ke level support 118.25 rendah dan level resisten 118.57 tinggi.
Yen disusutkan 0,4 persen terhadap dolar ke 118.27 pukul 5 sore di New York, sentuh 118.98 pada 20 November, dimana tingkat yang paling lemah sejak Agustus 2007. Turun 0,8 persen menjadi ¥ 147.15 per euro. Pelemahan Yen masih akan terus jatuh dan itu bisa menjadi kisah makro ekonomi yang menarik.
Semnetara dari ECB yang membahas langkah-langkah selanjutnya untuk mendukung ekonomi, setelah mengurangi tingkat keposisi dan mengumumkan program untuk membeli program obligasi tertutup dan Efek Beragun Aset. Tiongkok bergabung kepada Eropa dalam mengurangi kebijakan moneter minggu lalu, dan secara mengejutkan pasar dengan memotong suku bunga potong sejak 2012.
Yen akan sangat mungkin melemahkan menuju 125 terhadap dolar pada akhir tahun depan, bahkan sebelum tahun depan, dikarenakan kombinasi lebih lanjut BOJ dan kebijakan moneter AS yang normal.
Yen Masih Bisa Anjlok Sampe Akhir Tahun
Wednesday, November 19, 2014
Aktifitas Manufaktur Tiongkok Melambat
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Kamis(20/11), menunjukkan bahwa aktifitas manufaktur Tiongkok di bulan November telah alami penurunan dengan melampaui perkiraan pasar.
Berdasarkan laporan dari Markit telah menyatakan bahwa HSBC PMI Manufaktur Awal Tiongkok telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 50.0 di bulan November, dari 50.4 di bulan Oktober.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa PMI Manufaktur Tiongkok akan mengalami penurunan menjadi 50.2 di bulan November.
Aktifitas Manufaktur Tiongkok Melambat
Defisit Neraca Perdagangan Jepang Menyempit
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Kamis(20/11), menunjukkan bahwa defisit neraca perdagangan Jepang telah menyempit di bulan
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Menteri Keuangan Jepang telah memperlihatkan bahwa defisit neraca perdagangan Jepang telah menyempit, yang disesuaikan secara musiman menjadi -0.98T, dari -1.07T di bulan sebelumnya.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa defisit neraca perdagangan Jepang akan turun menjadi -1.02T.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.15% di level 118.12.
Defisit Neraca Perdagangan Jepang Menyempit
Wednesday, November 12, 2014
Pesanan Manufaktur Jepang Naik
Financeroll – Sebuah laporanr resmi yang dirilis pada hari Kamis(13/11), menunjukkan bahwa pesanan barang manufaktur untuk sektor permesinan Jepang telah naik di bulan September.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Kantor Kabinet Jepang telah menyatakan pesanan manufaktur untuk mesin di wilayah Jepang telah alami kenaikan sebesar 2.9% di bulan September, setelah naik sebesar 4.7% di bulan sebelumnya.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa pesana manufaktur untuk mesin di wilayah Jepang akan turun sebesar 1.0%.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY menguat 0.01% di level 115.55.
Pesanan Manufaktur Jepang Naik
Monday, November 10, 2014
Surplus Neraca Perdagangan Jepang Meluas
Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(11/11), menunjukkan bahwa surplus neraca perdagangan Jepang telah meluas di bulan September.
Berdasarkan laporan dari Departemen Keuangan telah menyatakan bahwa surplus neraca perdagangan Jepang meluas, yang disesuaikan secara musiman menjadi 0.41Tdi bulan September, dari 0.13T di bulan Agustus.
Survei ekonom telah memperkirakan bahwa surplus neraca perdagangan Jepang akan mengalami penyempitan menjadi 0.03T di bulan September.
Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDJPY melemah 0.09% di level 114.74.
Surplus Neraca Perdagangan Jepang Meluas