Showing posts with label Plosser. Show all posts
Showing posts with label Plosser. Show all posts

Wednesday, November 12, 2014

Plosser: The Fed Perlu Naikkan Suku Bunga Jangka Pendek Daripada Nanti

Financeroll – Presiden Federal Reserve Philadelphia Charles Plosser mengatakan bank sentral AS perlu menaikkan suku bunga jangka pendek lebih cepat daripada nanti, dalam sebuah pidato hari ini, Rabu ( 12/11).


Menaikkan suku bunga dari mendekati tingkat suku bunga nol dapat memungkinkan untuk meningkatkan tarif secara bertahap. “Menunggu terlalu lama untuk memulai menaikkan suku bunga terutama menunggu sampai kita sepenuhnya memenuhi tujuan kami untuk mencapai target inflasi dari 2 persen, berisiko sehingga bisa menempatkan kebijakan moneter di belakang kurva,” ujar Plosser.


Plosser mengatakan dalam sambutannya kalau sementara dirinya sedang berharap Fed akan membuat perubahan yang lebih besar dalam pernyataan kebijakan, Namun meskipun demikian komite masih mempertahankan cukup waktu, Hal tersebut menambahkan lebih menekankan fakta bahwa keputusan untuk mengangkat target bunga akan didorong oleh data.



Plosser: The Fed Perlu Naikkan Suku Bunga Jangka Pendek Daripada Nanti

Tuesday, November 11, 2014

Suku Bunga Mendekati Nol, Plosser Gugup

Financeroll – Suku bunga The Fed untuk mendekati nol membuat salah satu pembuat kebijakan The Fed Philadelphia Charles Plosser terlihat agak gugup menanggapinya.


Dalam sebuah wawancaranya di CNBC, Plosser mengatakan meskipun inflasi di bawah tingkat 2 persen, tidak ada alasan untuk menjaga tingkat suku bunga di era krisis saat ini, terutama dengan pengangguran AS yang sekarang begitu rendah.


“Kami telah nol selama hampir enam tahun dan tidak ada preseden dalam sejarahnya, bahkan ketika inflasi juga rendah, membuat kita gugup.” ucap Plosser.


Pejabat yang dijadwalkan mundur sebagai Presiden Philadelphia Maret tahun depan ialah di antara kelompok minoritas pejabat Fed yang ingin menutup buku tentang kebijakan moneter yang lebih cepat dari pertengahan-2015, dimana rekan-rekan pejabat lainnya meminta untuk kenaikan suku bunga.


Dia juga mengomentari dari dampak negatifnya terhadap menguatnya dolar terhadap perekonomian AS. “Mungkin ada beberapa kenaikan dolar lebih tinggi pada beberapa perusahaan, namun pada perekonomian AS, saya pikir itu akan masih berdampak kecil, sambung Plosser.


“Tugas dari kita ialah tidak menekan terhadap volatilitas dolar, tidak pula untuk menekan penyesuaian harga aset. Yang diperlukan ialah kita perlu menjaga mata agar berfokus pada tujuan jangka panjang.” Tutupnya.



Suku Bunga Mendekati Nol, Plosser Gugup