Financeroll – Posisi daya saing produk industri Indonesia terhadap negara-negara Asean minim, menunjukkan hanya puluhan yang kuat.
Produk-produk tersebut masuk di dalam kuadran satu yang khusus memuat barang hasil industri berdaya saing kuat.
Dirjen Kerja sama Industri Internasional Kemenperin Agus Tjahajana, mengatakan jika kuat itu karena nilai revealed comparative advantage positif dan rata-rata pertumbuhan barang itu juga positif.
Adapun nomor-nomor HS produk industri yang tergolong berdaya saing kuat berasal dari sekitar 6.000 – 7.000 HS yang diperjual belikan dengan negara Asean.
Sementara total barang yang perjual belikan Indonesia melebihi 10.000 nomor HS atau pos tarif secara global.
Saat ini di kuadran satu, imbuh Agus, Indonesia berdaya saing kuat untuk 14 kode HS produk industri yang diperjual belikan dengan Brunei.
Sementara terhadap Kamboja kuat untuk 20 nomor HS, Myanmar lima, dan terhadap Laos ada tujuh.
Selain itu terdapat 65 nomor HS produk industri RI dijual ke Vietnam yang berdaya saing kuat.
Adapun terhadap Filipina ada 41 nomor HS, Thailand 23 nomor HS, Malaysia 29 nomor HS, dan Singapura 27 nomor HS.
Posisi daya Saing Produk Industri Indonesia di Asean Minim
No comments:
Post a Comment