Showing posts with label Berita Ekonomi Inggris. Show all posts
Showing posts with label Berita Ekonomi Inggris. Show all posts

Wednesday, January 14, 2015

Pound Menguat

Financeroll- Meningkatnya ketidakstabilan Eurozone menyoroti beberapa isu-isu utama dan berimbas terhadap Pound.


GBPUSD menguat 0.25% ke level 1.5198, pair ini berkonsolidasi ke level support 1.5146 dan ke level resisten 1.5223.


Pasangan ini diperdagangkan tinggi pada spekulasi BOE yang akan menaikkan suku bunga. Di bawah tren inflasi untuk mengimbangi kenaikan pendapatan. Average earning yang naik pada tingkat tahunan sebesar 1,6 persen. Termasuk bonus, pendapatan meningkat 1,4 persen setiap tahunnya. Hal itu adalah pertama kalinya dalam enam tahun, dan langkah dari pertumbuhan pendapatan di atas tingkat inflasi.


Untuk perdagangan fundamental ekonomi, Gubernur Bank of England Mark Carney yang dijadwalkan akan memberikan testimoni Financial Stability Report.



Pound Menguat

Tuesday, December 23, 2014

Persetujuan Hipotek Inggris Turun

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(23/12), menunjukkan bahwa persetujuan hipotek di wilayah Inggris telah alami penurunan di bulan November.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Asosiasi Perbankan Inggris  telah menyatakan bahwa persetujuan hipotek di wilayah Inggris telah alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 36.700 di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa persetujuan hipotek Inggris akan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 37.300 di bulan November.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD melemah 0.16% di level 1.5566.



Persetujuan Hipotek Inggris Turun

Defisit Transaksi Berjalan Inggris Meluas

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Selasa(23/12), menunjukkan bahwa defisit transaksi berjalan di wilayah Inggris telah meluas di kuartal tiga.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional INggris telah menyatakan bahwa transaksi berjalan Inggris telah meluas, yang disesuaikan secara musiman menjadi -270B di kuartal tiga.


Survei telah memperkirakan bahwa defisit transaksi berjalan Inggris akan mengalami penyempitan, yang disesuaikan secara musiman menjadi -21.1B di kuartal tiga.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD melemah 0.16% di level 1.5566.


 



Defisit Transaksi Berjalan Inggris Meluas

PDB Inggris Naik di Kuartal Tiga

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari SElasa(23/12), menunjukkan bahwa pertumbuhan domestik bruto Inggris telah alami kenaikan di kuartal tiga.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional menyatakan bahwa  pertumbuhan domestik bruto Inggris alami kenaikan sebesar 0.7% di kuartal tiga, dengan merevisi kenaikan sebesar 0.7%.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa pertumbuhan domestik bruto Inggris diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 0.7% di kuartal tiga.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD melemah 0.16% di level 1.5566.



PDB Inggris Naik di Kuartal Tiga

Thursday, December 18, 2014

GFK: Kepercayaan Konsumen Inggris Turun di Bulan Desember

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(19/12), menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen Inggris telah alami penurunan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh GFK telah menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen Inggris telah alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi -4 di bulan Desember, dari -2 di bulan November.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa kepercayaan konsumen di wilayah Inggris akan mengalami kenaikan menjadi -1 di bulan Desember.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD melemah 0.03% di level 1.5665.



GFK: Kepercayaan Konsumen Inggris Turun di Bulan Desember

Tuesday, November 11, 2014

Pound Masih Terdepresiasi Terhadap Dolar

Financeroll – Pound yang masih tertekan dari dolar AS selama 14 minggu sentuh level rendah, Selasa (11/11). Perekonomian AS yang menggeliat dan juga investor yang berfokus dari pernyataan Bank of England minggu ini.


GBPUSD yang terlihat di posisi 1.5844 memang saat ini masih melemah tipis terhadap dolar AS. Pelaku pasar masih menunggu dari pergerakan data klaim pengangguran Inggris di bulan Oktober, data average earning bulan September dan juga pidato gubernur BoE Mark Carney, kesemuanya akan dilaorkan esok hari, Rabu.


Dari data AS yang menggeliat, menurut laporan departemen tenaga kerja yang melaporkan perekonomian AS yang turun menjadi 214.000 pekerjaan di Oktober lebih rendah dari perkiraan pasar 231.000 pekerjaan di bulan sebelumnya.



Pound Masih Terdepresiasi Terhadap Dolar

Thursday, November 6, 2014

Hasil Manufaktur Inggris Naik di Bulan September

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Kamis(6/11), menunjukkan bahwa hasil produksi manufaktur di wilayah Inggris telah mengalami kenaikan dengan melampaui perkiraan ekonom di bulan September.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional Inggris menyatakan bahwa hasil produksi manufaktur Inggris telah alami kenaikan sebesar 0.4% di bulan September, setelah alami kenaikan sebesar 0.2% di bulan Agustus.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa hasil produksi manufaktur Inggris akan naik sebesar 0.3% di bulan September.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD telah diperdagangkan di level 1.5974.



Hasil Manufaktur Inggris Naik di Bulan September

Monday, November 3, 2014

Aktifitas Manufaktur Inggris Naik

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Senin(3/11), menunjukkan bahwa PMI Manufaktur Inggris tanpa diduga telah mengalami kenaikan di bulan Oktober.


Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Markit telah menyatakan bahwa PMI Manufaktur Inggirs telah mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi  53.2 di bulan Oktober, dari 51.6 di bulan September.


Survei oleh ekonom telah memperkirakan bahwa PMI Manufaktur Inggris akan mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 51.5 di bulan Oktober.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD menguat 0.12% di level 1.6015.


 



Aktifitas Manufaktur Inggris Naik