Showing posts with label Coal. Show all posts
Showing posts with label Coal. Show all posts

Tuesday, January 6, 2015

Pekerja Tambang Batu Bara India Memulai Pemogokan Terbesarnya

Financeroll – Pemogokan pekerja tambang batu bara di India menutup beberapa tambang dan mengganggu pasokan. Serikat bersumpah akan melakukan pemogokan terbesar dalam empat dekade untuk menghentikan rencana Perdana Menteri Narendra Modi untuk mengakhiri monopoli negara dalam industri ini.


Serikat pekerja disebut-sebut akan melakukan pemogokan selama lima hari mulai kemarin. Ratusan anggota serikat protes di luar kantor Kolkata Coal India, mereka mengecam rencana privatisasi. Sebuah pertemuan antara para pemimpin serikat pekerja dan pemerintah kemarin berakhir dan hasilnya tampaknya tidak meyakinkan.


Dari 100 pembangkit listrik yang berjalan dengan bahan utama batubara lokal, 42 diantaranya memiliki persediaan kurang dari tujuh hari per 1 Januari lalu, demikian menurut Central Authority Listrik pelayanan listrik.


Pemerintah Modi pada bulan Oktober menandatangani sebuah perintah eksekutif yang mencakup ketentuan untuk memungkinkan pemerintah mengakhiri monopoli pemerintah pada pertambangan dan penjualan batubara. Sementara analis menganggap langkah ini penting untuk meningkatkan produksi batubara, sementara itu serikat pekerja mengatakan itu dapat menyebabkan hilangnya pekerjaan.



Pekerja Tambang Batu Bara India Memulai Pemogokan Terbesarnya

Thursday, December 11, 2014

Harga Acuan Batu Bara Akan Turun

Financeroll – Harga patokan batubara berkemungkinan akan mencapai titik terendahnya dalam enam tahun terakhir, yakni pada awal 2015 lalu, memperpanjang rally penurunan untuk bahan pembuatan baja yang telah membuat industri batubara babak belur, demikian menurut perusahaan riset.


“Ini menjadi semakin jelas bahwa harga $ 117 telah hadir untuk kuartal Januari sampai Maret,” kata Ted O’Brien, CEO Doyle dari perusahaan Konsultan LLC, salah satu sumber terkemuka untuk data harga industri batubara. Harga untuk kuartal saat ini adalah $ 119 per metrik ton.


Harga patokan triwulanan, yang secara tradisional telah ditetapkan oleh produsen batubara Australia dan pabrik baja Jepang, telah jatuh sebesar $ 330 per metrik ton pada tahun 2011 lalu di tengah perlambatan pertumbuhan di China dan berlimpahnya pasokan global untuk komoditas ini. Ini telah memaksa lebih dari 20 juta metrik ton pemotongan produksi dari produsen seperti Walter Energy Inc (WLT) dan Alpha Natural Resources Inc.



Harga Acuan Batu Bara Akan Turun