Showing posts with label buana finance. Show all posts
Showing posts with label buana finance. Show all posts

Saturday, January 10, 2015

Manajemen PT Buana Finance Tidak Tahu Sebab Jatuhnya Saham

Financeroll – Direksi PT Buana Finance Tbk. menyatakan tidak mengetahui penyebab anjloknya harga saham perseroan di Bursa Efek Indonesia.


Direktur Utama Buana Finance Soetadi Limin menyatakan pihaknya tidak memiliki informasi atau fakta material penting apapun yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal yang belum dilaporkan oleh perseroan ke bursa.


Perseroan juga tidak atau belum mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu terkait dengan voltalitas transaksi saham BBLD di Bursa.


Dalam jangka waktu 3 bulan ke depan perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi yang dapat berakibat terhadap pencatatan saham perseroan di Bursa.


Sebelumnya, otoritas Bursa mengawasi saham emiten berkode BBLD tersebut karena terjadi penurunan tajam pada saham perusahaan pembiayaan itu.


Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy menyatakan telah terjadi penurunan harga dan peningkatan aktivitas saham perseroan. Peningkatan tersebut di luar kebiasaan jika dibandingkan periode sebelumnya atau unusual market activity (UMA).


BEI kemudian meminta konfirmasi kepada perusahaan Buana Finance pada 5 Januari 2015. Informasi terakhir terkait BBLD yang diumumkan di Bursa pada 15 Desember 2014 adalah mengenai perjanjian kredit dengan PT Bank DKI senilai Rp100 miliar.


BEI meminta kepada investor agar mencermati perkembangan pola transaksi saham ini serta memerhatikan jawaban perseroan. Investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul dikemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.



Manajemen PT Buana Finance Tidak Tahu Sebab Jatuhnya Saham

Friday, January 9, 2015

Saham PT Buana Finance Alami Penurunan Tajam

Financreroll – Penurunan tajam yang terjadi pada saham PT Buana Finance Tbk. membuat PT Bursa Efek Indonesia mengawasi saham BBLD tersebut.


Irvan Susandy, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, mengatakan telah terjadi penurunan harga dan peningkatan aktivitas saham BBLD yang diluar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya atau unusual market aktivity (UMA).


BEI telah meminta konfirmasi kepada perusahaan tercatat pada 5 Januari 2015.


Hingga saat ini bursa masih menunggu jawaban konfirmasi dari perseroan. Informasi terakhir BBLD, diumumkan pada 15 Desember 2014 terkait perjanjian kredit dengan PT Bank DKI senilai Rp100 miliar.


BEI meminta kepada investor agar mencermati perkembangan pola transaksi saham ini serta memperhatikan jawaban perseroan. Investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul dikemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.


Pada saat diperdagangan, saham BBLD tercatat anjlok hingga menyentuh Rp805 per lembar dan ditutup pada Rp980 per lembar. Saham BBLD turun 7,55% atau 80 poin dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya Rp1.060 per lembar.



Saham PT Buana Finance Alami Penurunan Tajam