Showing posts with label fasilitas pinjaman. Show all posts
Showing posts with label fasilitas pinjaman. Show all posts

Sunday, December 21, 2014

LMIR Trust Mendapat Fasilitas Pinjaman Hingga S$180 Juta

Financeroll – Lippo Malls Indonesia Retail Trust Management Ltd. (LMIR Trust) mengantongi fasilitas pinjaman hingga S$180 juta.


LMIRT Management Ltd. selaku manajer dari Lippo Malls Indonesia Retail Trust mengumumkan bahwa pada 16 Desember 2014 telah menandatangani perjanjian term loan facility hingga S$180 juta untuk LMIRT Trust dengan tiga bank.


Tiga bank itu yakni BNP Paribas cabang Singapura, CIMB Bank Berhad cabang Singapura, dan Standard Chartered Bank cabang Singapura.


Pinjaman tersebut bertenor 48 bulan dengan opsi diperpanjang hingga 84 bulan. Marjin bunga 3% per tahun sepanjang swap offer rate dolar Singapura relevan.


Jaminan properti yang digadaikan yakni mal ritel (Bandung Indah Plaza, Istana Plaza, dan Sun Plaza) serta area ritel (Mall WTC Matahari, Metropolis Town Square, Depok Town Square, Java Supermall, Malang Town Square, dan Plaza Madiun).


“Fasilitas tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan tujuan pendanaan korporasi pada umumnya bagi LMIR Trust, termasuk untuk investasi dan akuisisi,” tulis Alvin Cheng Yu Dong, Executive Director and Chief Executive Officer LMIRT Management Ltd., dalam keterbukaan informasi.


Penarikan pertama fasilitas diperkirakan terjadi pada kuartal IV/2014.


Dalam perjanjian tersebut terdapat beberapa peristiwa yang dapat membatalkan fasilitas pinjaman. Isinya, manajer tidak lagi menjadi manajer LMIR Trust serta PT Lippo Karawaci Tbk. dan anak usahanya berhentik mengendalikan (langsung dan tidak langsung) lebih dari 50% dari saham ditempatkan dan disetor manajer tanpa terlebih dahulu disetujui mayoritas kreditur.



LMIR Trust Mendapat Fasilitas Pinjaman Hingga S$180 Juta

Saturday, December 13, 2014

PT Indonesian Paradise Property Meraih Pinjaman Rp54 Miliar

Financeroll – PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) meraih pinjaman dari PT Bank UOB Indonesia senilai Rp54 miliar untuk refinancing.


Presiden Direktur INPP Agoes Soelistyo Santoso mengatakan fasilitas pinjaman itu akan digunakan untuk pengalihan utang INPP dari PT Bank Windu Kentjana International Tbk. sebesar Rp48,1 miliar dan refinancing Harris Hotel Tuban Bali Rp5,86 miliar.


Pinjaman memiliki bunga 12,25% dengan jangka waktu 8 tahun dengan jenis kredit angsuran.


INPP memberikan jaminan perusahaan atas pinjaman yang diperoleh anak usaha PT Kega Property Utama senilai Rp35 miliar dari bank yang sama. Fasilitas tersebut sebagai revolving credit facility dan kredit angsuran Rp4 miliar dan Rp31 miliar.


Pinjaman akan digunakan untuk modal kerja dan memiliki bunga mengambang sebesar 12,25% dengan tenor 1 tahun. Fasilitas kredit angsuran digunakan untuk take over fasilitas kredit dari Bank Windu Rp24,06 miliar dan Rp7 miliar untuk refinancing porsi pemegang saham pembangunan Pop Hotel Tugu Yogyakarta.



PT Indonesian Paradise Property Meraih Pinjaman Rp54 Miliar

Monday, December 8, 2014

PT Megapolitan Development Dapat Tambahan Fasilitas Pinjaman Rp78 Miliar

Financeroll – Emiten properti PT Megapolitan Developments Tbk mendapat tambahan fasilitas pinjaman Rp78 miliar dari PT Bank Tabungan Negara Tbk.


Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode EMDE itu menyatakan sudah menandatangani adendum perjanjian kredit dengan bank BUMN tersebut pada 28 November, lewat anak usahanya yaitu PT Mega Pasanggrahan Indah.


Perseroan mengungkapkan setelah kesepakatan itu plafon fasilitas kredit modal kerja konstruksi berjangka waktu 36 bulan bertambah menjadi Rp150 miliar, dari sebelumnya Rp100 miliar. Selain itu, plafon kredit investasi juga meningkat dari hanya Rp60 miliar menjadi Rp88 miliar, dan memiliki tenor 48 bulan.


Fasilitas kredit digunakan untuk pengembangan proyek Cinere Bellevue Suites.


EMDE memang tengah menggenjot pengembangan sejumlah proyek komersial di Cinere, Depok, Jawa Barat. Proyek lainnya yang sedang dikerjakan adalah Cinere Mansion dan Cinere Terrace Suite, yang dijadwalkan selesai akhir 2014.


Untuk proyek eksisting ini, perseroan sudah mengeluarkan Rp500 miliar tahun ini. Dana itu diambil dari anggaran belanja modal 2014, yang totalnya Rp800 miliar.



PT Megapolitan Development Dapat Tambahan Fasilitas Pinjaman Rp78 Miliar