Showing posts with label rugi bersih. Show all posts
Showing posts with label rugi bersih. Show all posts

Saturday, January 10, 2015

PT Bumi Resources Bukukan Rugi Bersih US$86,3 Juta

Financeroll – Perusahaan pertambangan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) membukukan rugi bersih US$86,3 juta pada kuartal III/2014, melonjak tajam 181,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$30,6 juta.


Presiden Direktur BRMS Suseno Kramadibrata mengumumkan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di PT Bursa Efek Indonesia.


Pendapatan BRMS selama tiga triwulan pada 2014 merosot menjadi US$13,06 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu US$15,29 juta.


Laba usaha tercatat naik tipis menjadi US$7,9 juta dari sebelumnya US$7,1 juta.


Rugi bersih tahun berjalan BRMS tercatat melonjak tajam menjadi US$140,92 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$56,83 juta.


Total rugi komprehensif perseroan mencapai US$141,98 juta, melonjak tajam dari sebelumnya US$60,8 juta.



PT Bumi Resources Bukukan Rugi Bersih US$86,3 Juta

Saturday, December 6, 2014

PT Nirvana Development Alami Rugi Bersih Rp6,89 Miliar

Financeroll – Emiten properti PT Nirvana Development Tbk mengalami penurunan kinerja pada periode Januari-September 2014, setelah mencatatkan rugi bersih Rp66,89 miliar atau jauh di bawah raihan setahun sebelumnya yang masih membukukan laba bersih Rp30,16 miliar.


Dalam laporan keuangan kuartal III/2014 yang baru dirilis, pendapatan perseroan sebenarnya hanya turun tipis 0,96% dari Rp191,66 miliar menjadi Rp189,81 miliar. Namun, pos beban mengalami lonjakan besar.


Beban pokok penjualan dan pendapatan jasa meningkat 22,76% ke posisi Rp124,6 miliar. Sementara, beban usaha meroket 117,12% dari Rp24,25 miliar menjadi Rp52,65 miliar.


Beban keuangan juga bertambah dari hanya Rp26,76 miliar ke level Rp75,52 miliar. Hal ini didorong oleh besarnya beban bunga, yang mencapai Rp70,46 miliar dari sebelumnya hanya Rp17,89 miliar.


Emiten berkode NIRO ini memiliki kenaikan utang jangka pendek yang besar. Laporan keuangan perseroan memerlihatkan per kuartal III/2014, mereka memunyai utang Rp55,89 miliar atau 181% lebih tinggi dari posisi setahun sebelumnya.


Perseroan juga masih memiliki utang bank jangka panjang sebesar Rp782,09 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp158,42 miliar di antaranya jatuh tempo dalam waktu setahun.



PT Nirvana Development Alami Rugi Bersih Rp6,89 Miliar