Showing posts with label sawit multi utama. Show all posts
Showing posts with label sawit multi utama. Show all posts

Saturday, January 3, 2015

PT Sawit Sumbermas Sarana Resmi Akusisi Dua Perusahaan Kebun Sawit Senilai Rp1,54 Triliun

Financeroll – Perusahaan perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. resmi mengakuisisi dua perusahaan kebun sawit dengan nilai Rp1,54 triliun di Kalimantan.


Rimbun Situmorang, Direktur Utama Sawit Sumbermas, mengatakan persetujuan aksi korporasi dilakukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar pada penghujung 2014.


Pemegang saham merestui rencana manajemen untuk mengakuisisi dua entitas usaha pekebunan, yakni PT Tanjung Sawit Abadi (TSA) dan PT Sawit Multi Utama (SMU) dari PT Citra Borneo Indah.


Aksi korporasi bernilai Rp1,54 triliun ini akan memberikan nilai tambah yang sangat positif bagi seluruh pemegang saham Perseroan.


Akuisisi atas dua perusahaan perkebunan sawit tersebut akan menambah areal tertanam perseroan dari semula 34.064 hektare menjadi 59.387 Ha, atau tumbuh hampir 75%.


Emiten berkode saham SSMS tersebut memiliki land bank seluas 47.000 Ha. Jika lahan kebun tertanam bertambah luas, produksi dipastikan akan meningkat.


Ini akan meningkatkan pendapatan dan perolehan net income Perseroan.


Aksi korporasi tersebut akan secara signifikan memperkuat posisi SSMS dalam industri perkebunan kelapa sawit di dalam negeri.


Akuisisi perkebunan sawit yang sudah tertanam dan sudah jadi akan menjadi pilihan yang lebih baik, karena akan langsung memberikan hasil atau kontribusi bagi pendapatan perseroan.


Akan tetapi, manajemen tetap pada komitmen awal untuk melanjutkan pengembangan lahan yang siap di tanam, dengan menargetkan penambahan lahan tertanam sekitar 5.000-5.500 Ha setiap tahun.


Direktur Keuangan SSMS Harry Nadir menambahkan bahwa sebagian besar kebutuhan dana untuk akuisisi PT Tanjung Sawit Abadi (TSA) dan PT Sawit Multi Utama (SMU) dari PT Citra Borneo Indah, akan dipenuhi sendiri dengan menggunakan kas internal perseroan,


Sekitar 50% pendanaan dari hutang atau pinjaman yang akan segera difinalisasi. Selain itu masih ada sisa dana IPO Perseroan yang lalu, sekitar Rp440 miliar yang akan digunakan.


Adapun hingga akhir 2014, diperkirakan laba bersih akan mencapai Rp735 miliar, naik 16,4% dibandingkan perolehan laba pada 2013 lalu. Perseroan menilai kinerja pada 2015 ini akan lebih optimistis ketimbang tahun lalu.



PT Sawit Sumbermas Sarana Resmi Akusisi Dua Perusahaan Kebun Sawit Senilai Rp1,54 Triliun

Monday, December 22, 2014

PT Sawit Sumbermas Sarana Mengincar Utang Senilai Rp1,54 Triliun

Financeroll – Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. mengincar utang 30%-40% dari total kebutuhan dana untuk mengakuisisi dua perusahaan senilai Rp1,54 triliun.


Harry M. Nadir, Direktur Keuangan Sawit Sumbermas Sarana, mengatakan rencana akuisisi dua perusahaan kelapa sawit di Kalimantan tersebut akan dilakukan melalui entitas anak usaha PT Kalimantan Sawit Abadi.


Pendanaan untuk akuisisi sebagian besar dari dana kas internal perseroan.


Selain dari kas internal, emiten berkode saham SSMS itu akan mengalokasikan dana hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) yang masih tersisa sebesar Rp400 miliar. Sisanya akan dipenuhi dari utang perbankan.


Dana pinjaman, akan dipenuhi dari sindikasi perbankan dalam negeri. Transaksi material tersebut rencananya akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 30 Desember 2014.


Anak usaha perseroan, PT Kalimantan Sawit Abadi akan mengakuisisi 100% saham PT Tanjung Sawit ABadi dan PT Sawit Multi Utama dari PT Citra Borneo Indah. Citra Borneo Indah merupakan pemegang saham pengendali SSMS, sehingga transaksi tersebut tergolong afiliasi.


Keduanya telah menandatangani perjanjian bersyarat (conditional share purchase agreement/CSPA) pada 18 November 2014. SSMS nantinya akan memberikan pinjaman kepada KSA sebesar Rp480 miliar untuk pendanaan akuisisi itu.


Proses akuisisi dua perusahaan itu akan membuat luas area tertanam SSMS bertambah menjadi 110.518 Hektare dari saat ini 78.071 Ha. Sedangkan landbank diperkirakan akan menjadi 51.000 Ha setelah proses akuisisi.


Sementara itu, manajemen SSMS membidik laba bersih sebesar Rp735 miliar, atau mengalami kenaikan 16,4% dibandingkan laba bersih sepanjang tahun ini.


Tercatat, hingga kuartal III/2014, SSMS membukukan laba bersih Rp477,6 miliar, melonjak 39,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp341,4 miliar. Penjualan bersih tercatat mencapai Rp1,5 triliun, naik 25% dari sebelumnya RP1,2 triliun.


Bila dihitung setelah proses pembelian dua perusahaan sawit, manajemen SSMS memerkirakan perolehan laba bersih dapat tumbuh sekitar 20%-25% dibandingkan perolehan tahun ini.



PT Sawit Sumbermas Sarana Mengincar Utang Senilai Rp1,54 Triliun