Financeroll – Walau tren cadangan devisa pada September mencatatkan kenaikan, tahun ini nilainya justru melemah tipis dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi US$111,16 miliar atau turun US$6 miliar.
Pada Agustus 2014 Bank Indonesia (BI) mencatat devisa sebesar US$111,22 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI mengatakan paling tidak ada dua pos yang menggerus cadangan devisa kali ini.
Perkembangan itu dipengaruhi oleh kebutuhan devisa, untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan intervensi valuta asing dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah.
Berdasarkan data dari BI, paling tidak sejak 2009 besaran cadangan devisa menunjukkan kebiasaan peningkatan antara US$2-US$5 miliar.
Hanya pada 2011 cadangan devisa dari Agustus ke September terkoreksi cukup tajam sekitar US$10 miliar dari US$124,64 miliar menjadi US$114,50 miliar.
Walau terjadi perlemahan penerimaan devisa meningkat, terutama dari penerbitan sukuk global dan hasil ekspor minyak dan gas pemerintah serta kenaikan simpanan deposito valas di bank-bank domestik.
Posisi cadangan devisa tersebut, bisa cukup untuk membiayai 6,5 bulan impor dan setara 6,3 bulan jika impor digabung dengan pembayaran ULN pemerintah.
Nilai Cadangan Devisa Melemah Tipis US$6 Miliar
No comments:
Post a Comment