Financeroll – Bursa perdagangan Nikkei Jepang ditutup anjlok pasca data resmi yang menunjukkan ekonomi Jepang merosot ke dalam resesi. Hal tersebut merupakan pukulan bagi rencana revitalisasi dari Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
Indeks Nikkei 225 turun 517,03 poin ke level 16,973.80, indeks Topix utama turun 2,45 persen atau 34,28 poin ke level 1,366.13.
Angka prelim GDP menyusut 0,4 persen pada kuartal Juli-September, atau tingkat tahunan 1,6 persen, menandai secara berturut-turut kontraksi per kuartal. Memang mengejutkan bagi pasar dan PM Shinzo Abe menunda kenaikan pajak penjualan. Perekenomian telah meluas dalam tiga bulan pertama tahun ini, tapi 1 April kemarin peningkatan pajak penjualan Jepang ditujukan untuk melunasi utang nasional yang besar.
Nikkei Anjlok 517.03 Poin
No comments:
Post a Comment