Friday, November 28, 2014

Tertekan Sepanjang Hari, IHSG Ditutup Menguat

Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di area  negatif sepanjang hari ini. Namun jelang penutupan, terjadi lonjakan yang membuat IHSG mengakhiri perdagangan di zona hijau.  Mengakhiri perdagangan Jumat (28/11), IHSG berada di posisi 5.149,89. Menguat 4,57 poin atau 0,09%.  Sementara Indeks LQ45 ditutup di posisi 866,33. Melemah 0,51 poin atau 0,06%.


Sementara dolar AS saat penutupan pasar tercatat Rp 12.200. Melemah dibandingkan pembukaan yaitu Rp 12.175. Minimnya sentimen di lantai bursa menyebabkan investor kurang bergairah.  Perdagangan hari ini berjalan relatif kurang semarak. Total nilai transaksi adalah Rp 5,35 triliun yang melibatkan 8,98 miliar saham dengan frekuensi 193.623 kali. Terdapat 149 saham naik, 140 turun, dan 87 stagnan.


Tercatat, dari 10 sektor, yang menguat dan melemah sama rata. Sektor yang menguat paling tajam adalah infrastruktur yaitu 1,5%. Sementara sektor yang melemah paling dalam adalah perdagangan yaitu minus 0,49%.  Saham yang menguat signifikan dan menjadi top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 575 menjadi Rp 61.175, Inti Agri Resources (IIKP) naik Rp 540 menjadi Rp 2.770, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 525 menjadi Rp 13.700.


Adapun saham-saham yang melemah dan masuk jajaran top losers di antaranya Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 450 menjadi Rp 24.000, Indocement (INTP) turun Rp 250 menjadi Rp 24.675, dan Logindo Samudramakmur (LEAD) turun Rp 250 menjadi Rp 4.000.


Sejumlah bursa saham regional bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Berikut adalah perkembangan sejumlah bursa di Asia: Hang Seng melemah 16,83 poin (0,07%) menjadi 23.987,45, KOSPI melemah 1,31 poin (0,07%) menjadi 1.980,78, dan Straits Times menguat 17,31 poin (0,52%) menjadi 3.358,27. [geng]



Tertekan Sepanjang Hari, IHSG Ditutup Menguat

No comments:

Post a Comment