Financeroll – Laju IHSG pada perdagangan Jumat (12/12), diperkirakan berada pada rentang support 5.135-5.142 dan resisten 5.162-5.172. Indeks berpeluang membentuk pola three outside up bertahan di area middle bollinger band (MBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) bergerak datar tipis mencoba bertahan dari death gross dengan histogram positif yang lebih pendek.
Sementara relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R berbalik turun. Laju IHSG gagal mendekati target resisten (5.175-5.189) dan sempat masuk ke target support (5.115-5.148). IHSG terlihat masih berupaya bergerak naik namun, tertahan dengan adanya aksi jual. Diharapkan penguatan bursa saham AS dapat berimbas positif pada laju IHSG yang sedang mencoba untuk kembali bergerak positif. Tetapi, perlu juga waspada akan terjadinya pelemahan lanjutan seiring masih adanya potensi profit taking.
Sementara untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain: Saham PT Adhi Karya (ADHI) dalam kisaran Rp 2.980-3.175. Three white soldier dekati upper bollinger band. Parabollic SAR bergerak naik diikuti peningkatan volume beli. Trading buy selama di atas Rp 3.060. Saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) dalam kisaran Rp 12.750-13.450. Bullish harami di area middle bollinger band (MBB). Volatility meningkat diikuti kenaikan mass index. Trading buy selama di atas Rp 13.250. Saham PT AKR Corporindo (AKRA) dalam kisaran Rp 4.500-4.625. Hammer di area Middle Bollinger Band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti kenaikan william’s %R. Trading buy selama berada di atas Rp 4.585.
Berikutnya saham PT Media Nusantara Citra (MNCN) dalam kisaran Rp 2.240-2.375. Shooting star jauhi lower bollinger band (LBB). Target resisten Rp 2.300 terlampaui diiringi kenaikan RoC. Trading buy selama di atas Rp 2.305. Saham PT Malindo Feedmill (MAIN) dalam kisaran Rp 2.125-2.300. Black marubozu di area Lower bollinger band. Relative Strength Index (RSI) bergerak penurunan diiringi penurunan mass index. Trading sell jika Rp 2.145 gagal bertahan. Saham PT Astra Agro Lestari (AALI) dalam kisaran Rp 23.350-24.275. Spinning di area Middle Bollinger Band (MBB). Momentum bergerak naik diikuti kenaikan parabollic SAR. Trading buy selama berada di atas Rp 23.950.
Pada perdagangan Kamis (11/12) IHSG ditutup melemah 12,712 poin (0,25%) ke posisi 5.152,695. Pelemahan tersebut, setelah indeks sempat menguat 1,293 poin ke 5.166,700 yang merupakan level teratinggi Kamis, pada pukul 15.50 WIB. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level terlemahnya 5.137 setelah turun 28,2 poin sesaat setelah pembukaan sesi satu.
Tampaknya harapan akan berlanjutnya kenaikan IHSG, tidak terjadi di mana aksi jual kembali terjadi dan menekan IHSG ke zona merah. Padahal, laju IHSG sepanjang intraday perdagangan cukup bagus pergerakannya di mana cenderung naik setelah menyentuh level terendahnya di 5.137,20 meski sejak awal pembukaan sudah berada di zona merah. [geng]
IHSG Diperkirakan Naik Tipis, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan
No comments:
Post a Comment