Showing posts with label Amerika Serikat. Show all posts
Showing posts with label Amerika Serikat. Show all posts

Tuesday, January 20, 2015

Dunia Diambang Deflasi

Sebuah jajak pendapat terkini yang dilakukan oleh Bloomberg Global Poll menunjukkan dunia diambang deflasi, meskipun jatuhnya harga minyak dan menguatnya Dolar AS akan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.


FINANCEROLL – Tiga perempat panelis yang terdiri dari pialang dan analis menyatakan bahwa jatuhnya harga minyak mentah sejak Juni silam sebesar 55% akan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia. Sebanyak 85% diantara mereka menyatakan bahwa kenaikan Dolar AS, khususnya terhadap Euro dan Yen akan memberikan pukulan yang menyakitkan.


Dua hal tersebut akan menjadi tren penting yang membentuk pasar uang saat ini. Jatuhnya harga minyak sebagai cerminan perlambatan ekonomi global akan terus tertekan jika Dolar AS terus menguat. Dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Switzerland pekan ini, isu ini akan menjadi topik utama.


Praktiknya, setiap industri merupakan konsumen energi dan dengan jatuhnya harga minyak maka akan membuat harga produksi menurun pula. Pada akhirnya hal ini tentu akan meningkatkan derajat keuntungan yang diraih dan meningkatkan daya beli konsumen dimana pada akhirnya juga akan mendorong lebih banyak lagi investasi produksi.


Pandangan demikian ini masih berseberangan dengan setidaknya 72 persen pihak yang menilai bahwa jatuhnya harga minyak saat ini lebih mencerminkan terjadinya suplai yang berlebihan daripada adanya permintaan minyak yang turun. Meskipun harga minyak telah jatuh bahkan yang paling besar sejak 2008, organisasi kartel minyak Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) sendiri masih menolak untuk mengurangi kapasitas produksi mereka.



Dunia Diambang Deflasi

Friday, January 16, 2015

Pre Open AS Dibuka Lebih Rendah

Financeroll – Bursa Wall Street AS di hari Jumat (16/1) pada perdagangan pre opennya dibuka lebih rendah.


Indeks Dow Jones Industrial Average turun 45 poin atau 0,3% ke level 17,240, indeks S & P 500 turun 5.2 poin atau 0,3% ke level 1,984.10, indeks NASDAQ 100 turun 0,5% atau 19 poin ke level 4,070.25.



Pre Open AS Dibuka Lebih Rendah

Pound Prima Jelang Data AS

Financeroll – Perdagangan bursa Pound beringsut tinggi di sesi Jumat (16/1) sore. Para investor mengunggu dari data inflasi AS yang akan dirilis nanti malam.


GBPUSD menguat 0.30% ke level 1.5228, pair ini berkonsolidasi ke level support 1.5160 dan level resisten 1.5230.


Setelah pemangkasan minimum nilai tukar dari Swiss National Bank, pasar mata uang sedikit bergerak berubah. Mata uang yang sering tidak stabil, investor mencari tempat untuk berinvestasi kembali. Pound menguat terhadap hampir semua rekan-rekan yang besar pada hari Jumat pagi seperti tingkat bunga yang lebih tinggi membuat investasi yang lebih baik.


Sedangkan pada Dolar AS juga menguat berkat permintaan untuk aset berlindung yang aman. Namun, fokus investor menunggu data penting CPI AS, dolar umumnya bergerak stabil.



Pound Prima Jelang Data AS

Thursday, January 15, 2015

Neraca Perdagangan Eropa Turun

Financeroll – Neraca perdagangan zona Eropa pada kuartal terakhir terpantau kurang dari yang diharapkan, Kamis (15/1)


Dalam laporan Eurostat, Perdagangan zona Eropa Perdagangan turun 20.0B dari 19.4B pada kuartal tahun sebelumnya. Pasar mengharapkan neraca perdagangan naik ke 21.3B pada kuartal terakhir.



Neraca Perdagangan Eropa Turun

Pre Open AS Dibuka Turun

Financeroll – Bursa wall street AS pada perdagangan pre open terpantau turun, Kamis (15/1). Didorong dari Bank Nasional Swiss yang secara mengejutkan pasar global memotong tingkat suku bunga deposit ke 0.75% dari 0.25%.


Indeks Dow Jones Industrial Average turun 42 poin atau 0,2% ke level 17,326, indeks S & P 500 turun 3.6 poin ke level 2,005.20, indeks Nasdaq100 turun 4.5 poin ke level 4,141.75.



Pre Open AS Dibuka Turun

Wednesday, January 14, 2015

Pre Open AS Turun

Financeroll – Bursa Wall Street AS bergejolak pada pre open market, Rabu (14/1) investor berfokus tentang proyeksi pertumbuhan global Bank Dunia yang suram dan melihat kerugian untuk komoditas secara terus menerus.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 49 poin ke level 17,486. indeks S & P 500 turun 4.7 poin ke level 2,011.40. Indeks Nasdaq 100 mundur 6,75 poin ke level 4,151.75.



Pre Open AS Turun

Tuesday, January 13, 2015

Pre Open AS Dibuka Naik

Financeroll – Bursa perdagangan pre open Wall Street AS dibuka naik, Selasa (13/1). diperkuat dari ECB yang memberikan tanda untuk segera mengimplementasikan pelonggaran kuantitatif dan penurunan minyak di bawah $45 per barel.


Indeks Dow Jones Industrial Average naik 57 poin atau 0,3% ke level 17,628, indeks S & P 500 naik 6 poin atau 0,3% ke level 2,028.40. Indeks Nasdaq 100 naik 13.25 poin atau 0,3% ke level 4,180.



Pre Open AS Dibuka Naik

Monday, January 12, 2015

Pre Open AS Dibuka Tinggi

Financeroll – Didorong dari penurunan tajam harga minyak, bursa Wall Street AS pada perdagangan pre open terpantau tinggi, Senin (12/1).


Indeks Dow Jones Industrial Average naik 80 poin atau 0,5% ke level 17,729, indeks S & P 500 naik 9.3 poin atau 0,5% ke level 2,044.60, indeks Nasdaq 100 naik 20.25 poin atau 0,5% ke level 4,221.50.



Pre Open AS Dibuka Tinggi

Wednesday, December 31, 2014

PMI Chicago Alami Penurunan di Bulan Desember

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis hari Rabu(31/12), menunjukkan aktifitas manufaktur di wilayah Chicago alami penurunan di bulan Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh MNI, menyatakan bahwa PMI Chicago telah alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 58.3 di bulan Desember.


Survei ekonom telah memperkirakan PMI Chicago yang akan mengalami penurunan menjadi 60.2 di bulan Desember.



PMI Chicago Alami Penurunan di Bulan Desember

Klaim Pengangguran AS Alami Kenaikan

Financeroll – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Rabu(31/12), menunjukkan bahwa klaim pengangguran yang diajukan oleh warga Amerika telah alami kenaikan pada pekan yang berakhir pada 27 Desember.


Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS telah menunjukkan bahwa angka klaim pengangguran telah alami kenaikan sebanyak 17.000, yang disesuaikan secara musiman menjadi 298.000 pada pekan yang berakhir pada 27 Desember.


Survei ekonom telah memperkirakan bahwa klaim pengangguran AS akan mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 290.000.


Sementara itu, untuk rata-rata angka klaim pengangguran dalam 4 minggu, telah alami kenaikan sebanyak 250 yang disesuaikan secara musiman menjadi 290.750, sedangkan yang melanjutkan klaim pengangguran telah alami penurunan sebanyak 53.000 yang disesuaikan secara musiman menjadi 2.4 juta pada pekan yang berakhir 20 Desember.


Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan GBPUSD diperdagangkan di level 1.5578, EURUSD diperdagangkan di level 1.2134, dan USDJPY diperdagangkan di level 119.55.


 



Klaim Pengangguran AS Alami Kenaikan

Monday, December 29, 2014

Aussie Menguat Tipis Dari Dolar AS

Financeroll – Pergerakan kurs valuta asing Aussie terhadap dolar AS terpantau menguat di Selasa (30/12) pagi, dipicu dari merosotnya data Wall Street AS.


AUDUSD menguat 0.05% ke level 0.8135, pair ini berkonsolidasi di level support 0.8128 rendah dan di level resisten 0.8138 tinggi.


Aussie menguat tipis meskipun untuk level intradaynya masih menujukkan pelemahan. Dari data ekonomi fundamental dari kawasan AS, akan dirilis pada pukul 10.00 am indeks CB Consumer Confidence bulan Desember yang diproyeksikan akan menguat dari bulan sebelumnya. Pada pukul 9.00 am akan dirils indeks harga perumahan AS dari Composit 20 S&P bulan Oktober yang diprediksi menurun dari bulan sebelumnya.



Aussie Menguat Tipis Dari Dolar AS

Wednesday, December 17, 2014

FOMC: Suku Bunga Akan Naik di Tahun 2015

Financeroll – Pada hari Kamis(18/12), Federal Reserve AS telah menegaskan kembali bahwa saat ini mereka tengah berada di jalur menuju kenaikan tingkat suku bunga pada tahun 2015 mendatang, sehingga bank sentral kini tetap pertahankan tingkat suku bunga berada di level rendah untuk beberapa waktu ke depan.


The Fed mengatakan bahwa mereka harus bersabar dalam memutuskan kenaikan tingkat suku bunga ditengah solidnya pertumbuhan domestik di wilayah AS, hal ini disebabkan karena terdapatnya masalah yang lebih luas di luar negeri.


Dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Presiden Bank Sentral AS, Janet Yellen menyatakan bahwa “kesabaran” yang dimaksudkan oleh The Fed yaitu kenaikan tingkat suku bunga setidaknya di bulan April atau kuartal dua tahun 2015 mendatang.


Yellen juga menyerukan meski terjadinya penurunan tajam pada harga energi saat ini, namun The Fed tetap yakin bahwa pada akhirnya inflasi akan lebih tinggi dan lebih mudah mencapai target inflasi bank sentral sebesar 2%. Ia menyarankan bahwa para pejabat resmi bank sentral akan merasa nyaman terhadap kenaikan tersebut sejauh tanda-tanda ekonomi alami penguatan.


 



FOMC: Suku Bunga Akan Naik di Tahun 2015

Tuesday, December 16, 2014

Dolar Melemah Terhadap Swiss franc

Financeroll – Diperdagangkan sedikit lebih tinggi Swiss Franc menguat terhadap dolar AS, Selasa (16/12) meskipun masih tetap sentuh level 17 bulan rendah dalam sesi sebelumnya.


USDCHF melemah -0.48% ke level 0.9610, pair ini berkonsolidasi ke level support 0.9606 dan di level resisten 0.9658.


Mata uang Swiss pulih melawan greenback dikarenakan kebijakan monter The Fed akan dimulai pada hari ini. Investor cenderung untuk memperhatikan seperti frase waktu yang mungkin akan digantikan dengan keputusan kenaikan suku bunga US.



Dolar Melemah Terhadap Swiss franc

Friday, December 12, 2014

PPI AS Ambles

Financeroll – Harga produsen AS jatuh secara musiman pada bulan November, penurunan selama tiga bulan, seperti yang dilaporkan data hari ini, Jumat (12/12).


Dilaporkan dari Departemen tenaga kerja PPI AS turun -0.2% dari bulan sebelumnya 0.2%, pasar memproyeksikan turun -01%. Dipicu dari amblesnya dalam harga minyak global.


Harga energi turun lebih dari 3% untuk bulan kedua berturut-turut. Harga layanan naik 0,1% bulan lalu, jauh lebih kecil daripada naik 0,5% di bulan sebelumnya. Biaya Grosir barang turun 0,7%, drop terbesar sejak bulan April 2013. Selama tahun lalu, secara keseluruhan harga produsen telah meningkat 1,4% naik tipis sejak Februari.



PPI AS Ambles

Pre Open AS Turun

Financeroll – Bursa perdagangan Wall Street AS pada pre opennya dibuka turun, Jumat (12/12).  Dipicu dari harga minyak yang merosot.


Indeks Dow Jow futures turun 112 poin atau 0.6% ke level 17.398, indeks S&P 500 turun 11.9 poin atau 0.6% ke level 2.011.90, indeks Nasdaq 100 futures turun 32 poin atau 0.8% ke level 4.200.50.


Seperti diketahui, penjualan ritel naik 0,7 persen, tertinggi dalam delapan bulan. kecuali dari penjualan bensin yang jatuh. Adapun saham-saham yang menopang seperti, Cisco naik 0.45%, Momo bisnis daring mencari jodoh via online naik 26.07%, adobe turun -0.16%



Pre Open AS Turun

Thursday, December 11, 2014

Pre Open AS Dibuka Rebound

Financeroll – Bursa pre open AS dibuka naik, Kamis (11/12) para investor masih berfokus menunggu data ritel sales nanti malam.


Indeks Dow Jones Industrial Average naik 42 poin atau 0,2% ke level 17,582, indeks S & P 500 naik 5.2 poin atau 0,3% ke level 2,031.60, indeks Nasdaq-100 naik 6.4 poin ke level 4,233.50.


Sementara saham yang menjadi pemicu, seperti Ebay yang mengalami penurunan -0.23%, Lululemon Athletica Inc turun -2.16%, Ciena Corp, -3.58%.



Pre Open AS Dibuka Rebound

Euro Jatuh Dari Dolar AS

Financeroll – Perdagangan valuta asing Euro terhadap dolar AS terpantau melemah, Kamis (11/12) perekonomian yang melemah di zona Euro terperosok oleh kuatnya dolar AS.


EURUSD melemah -0.02% ke level 1.2443. Pair ini berkonsolidasi ke level support 1.2362 rendah dan di level resisten 1.2495 tinggi.


Pasangan mata uang EURUSD akan terus jatuh, meskipun hari kemarin sesinya positif. pada akhirnya, kami percaya bahwa mata uang dolar AS yang kami percaya bahwa setiap mundurnya nilai seberapapun terkait Amerika Serikat harus terus diambil kesempatan dengan mengambil aset murah. Dari data fundamental pada sore nanti waktu Jakarta, akan dirlis ECB Monthly bulletin dan Italian Indutrial Production bulanan yang diproyeksikan melemah



Euro Jatuh Dari Dolar AS

Wednesday, December 10, 2014

Pre Open Wall Street AS Turun

Financeroll – Bursa perdagangan Wall Street pada pre open terlihat turun, Rabu (10/12) didorong dari penurunan harga minyak dan pasr global yang beragam.


Indeks Dow Jones Industrial Average turun 6 poin ke level 17,773, indeks S & P 500 turun 1,3 poin ke level 2,056.20. indeks Nasdaq 100 turun 3 poin ke level 4,287.75.


Adapun pelemahan saham yang menjadi pemicunya ialah saham Yum Brands Inc turun -1.62% setelah pendapatan mereka dirilis jauh dari perkiraan, Krispy Kreme doughnuts naik 0.50% disesuaikan laba di kuartal ketiga naik 18 sen per sahamnya.



Pre Open Wall Street AS Turun

Tuesday, December 9, 2014

JOLTS AS Bulan Oktober Naik

Financeroll – Sebuah data yang dirilis pada hari Selasa (9/12) menunjukan bahwa indeks JOLTS AS telah mengalami peningkatan di bulan Oktober.


Menurut data yang dikumpulkan oleh biro statistic tenaga kerja AS, bahwa indeks JOLTS telah meningkat 4.83M dari sebelumnya 4.74M. Dan juga whohesales inventories mengalami penurunan 0.4% dari bulan sebelumnya 0.3%.



JOLTS AS Bulan Oktober Naik

Pre Open Wall Street Turun

Financeroll – Pre open AS Wall Street dalam perdagangan dibuka turun, Selasa (9/12) di tengah-tengah spekulasi Federal Reserve untuk menjaga tingkat suku bunga rendah, dan juga jatuhnya harga minyak.


Indeks Dow industrials turun 44 poin atau 0,3% ke level 17,807, indeks S & P 500 turun 4.9 poin atau 0,2% ke level 2,054.60, indeks Nasdaq-100 turun 11.75 poin atau 0,3% ke level 4,267.25.


Sementara saham yang menjadi pemicunya, Autozone Inc turun -1.17%, Burligton Stores Inc turun -1.77% dan Krispy Kreme Doughnuts Inc turun -2.62%,



Pre Open Wall Street Turun